Segudang Keunikan hingga Kisah Mistik Nama Daerah di Kubu Raya

Jika kita menelusuri ke arah timur dari arah Kota Pontianak bakal menemukan nama-nama daerah yang unik.

Penulis: Madrosid | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / NASARUDDIN
Tugu Alianyang di Ambawang, Kubu Raya 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kalimantan Barat merupakan wilayah yang menyimpan banyak keanekaragaman hidup dari segala hal.

Etnis, suku, agama serta flora sampai nama daerah banyak diangkat dari berbagai nama.

Kabupaten Kubu Raya satu di antara daerah dan merupakan kabupaten termuda dari 14 kabupaten di Kalbar. Uniknya nama-nama itu, sama dengan nama negara, buah-buahan, hal mistis dan hal unik lainnya.

Tak perlu jauh-jauh untuk menemukannya di Kubu Raya. Ada di Kecamatan Sungai Raya sebagai kecamatan kota dan tempat lokasi Bandara Internasional Supadio.

Jika kita menelusuri ke arah timur dari arah Kota Pontianak bakal menemukan nama-nama daerah yang unik. Di antaranya, Sungai Durian, Parit Jepang, Parit Keramat, Sungai Asam dan masih banyak lagi lainnya.

Konon, nama-nama tersebut diambil bukan asal-asal, melainkan ada latar belakang kejadian atau kondisi tempo dulu. Seperti Sungai Durian, konon katanya dulu merupakan hasil komoditas buah durian paling banyak sehingga masyarakat menamakannya daerah Sungai Durian.

Tapi sayangnya sekarang, jangankan buah durian, pohon durian sudah sangat langka. Dampak dari pertumbuhan pembangunan yang kian pesat.

Parit Jepang juga ada kisah dibalik itu, yaitu, dulunya daerah ini menjadi titik pembuangan anggota tubuh atau mayat korban penjajah Jepang ke dalam parit. Beberapa juga, diperkuat dengan temuan masyarakat saat memancing, kailnya tersangkut ke tengkorak kepala manusia.

Parit Keramat, juga memiliki kisah dari penamaan daerah tersebut hingga diberi nama Parit Keramat. Sebab dulunya ada dua anggota tubuh manusia berukuran raksasa ditemukan warga hanyut di parit.

Ada beberapa bagian, muncul di lokasi berbeda dan masyarakat sekitar menguburkanya hingga saat ini, masih diabadikan pusarannya di Pasar Keramat Indah, Desa Kuala Dua dan satunya lagi di Gang Keramat.

Begitu juga dengan nama Sungai Asam dimana dulunya banyak asam namun saat ini sudah tidak ada lagi. Seperti itulah nama-nama daerah di beberapa daerah di Kubu Raya.

Menurut Tokoh Masyarakat Kubu Raya, Ramli, bahwa banyak daerah menyimpan hal-hal mistik. Meskipun sebagian tak percaya namun masyarakat setempat sangat menjaga hal itu.

"Di sini kan semuanya terhubung ke Sungai Kapuas, aliran parit dan sungai. Ada pepatah, siapa saja yang sudah mandi atau minum air sungai atau parit maka pasti akan kembali lagi," ujarnya.

Kepercayaan tersebut hingga saat ini terus dipakai dan banyak dibuktikan. Pendatang-pendatang dari daerah lain, pasti akan kembali lagi ke Kalbar.

"Justru inilah jadi daya tarik. Karena orang kalau sudah ke sini mandi air Sungai Kapuas pasti akan kembali lagi nantinya," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved