Breaking News:

Kekurangan ASN, Satarudin Minta Pemkot Tetap Beri Layanan Prima

Oleh karena itulah ia meminta para tenaga honorer yang telah mengabdikan dirinya dengan waktu yang cukup lama untuk mendapat jadi PNS.

Penulis: Syahroni | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Satarudin mengingatkan pemerintah agar pelayanan terhadap masyarakat tidak berkurang meski rasio ASN tak sebanding dengan jumlah penduduk yang ada.

Satarudin yang bakal akan mencalonkan diri sebagai wali kota 2018 mendatang mengusulkan agar dicabut moratorium di pusat jika tak ingin pelayanan publik bermasalah kedepannya

(Baca: Ini Prediksi Sutarmidji Soal Moratorium ASN Tak Dicabut )

"Mau tidak mau moratorium yang telah dibuat pemerintah pusat harus dikaji ulang. Selama ini sudah berjalan hampir empat tahun. Perlu ada penambahan tenaga karena banyak pegawai pensiun setiap tahunnya," ucapnya Jumat (15/9/2017).

Ia meminta agar para tenaga honorer dapat kesempatan menjadi pegawai negeri. Selama ini mereka ada yang bekerja untuk mengabdi dengan masa tugas yang sudah cukup lama, namun upah yang diterima tidak sesuai. Tenaga mereka selama ini banyak membantu ketika negara kekurangan pegawai.

Oleh karena itulah ia meminta para tenaga honorer yang telah mengabdikan dirinya dengan waktu yang cukup lama untuk mendapat jalur khusus dalam pengangkatan PNS.

"Tenaga honorer ini juga harus dapat jalur khusus pengangkatan. Selama ini mereka kurang diperhatikan," katanya.

Mengenai kurang tenaga ASN, Satar katakan pelayanan prima harus tetap diberikan kepada masyarakat Pontianak, tanpa terkecuali. Ia lihat sebetulnya hal ini memang menambah beban kerja pegawai, tapi tentu ada imbalan yang sesuai.

“Walau jumlah pegawai negeri terus berkurang, pelayanan tidak boleh ikut berkurang, karena apa yang diberikan pada masyarakat tentu mendapat imbalan yang sesuai” tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved