Laka Maut di Desa Korek
Kecelakaan di Desa Korek, Sepupu Sebut Korban Akan Naik Pangkat
Sepupu dari Faustinus Apriyadi, korban laka di Desa Korek Kubu Raya, Rio (28) dan Fernando (18) membeberkan fakta sebelum terjadinya kecelakaan maut.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sepupu dari Faustinus Apriyadi, korban laka di Desa Korek Kubu Raya, Rio (28) dan Fernando (18) membeberkan fakta sebelum terjadinya kecelakaan maut.
Rio (23) warga Parit Pangeran Siantan dan Fernando (18) warga Darma Putra Siantan saling menambahkan mengatakan, korban berangkat dari Sanggau sekitar pukul 15.00 WIB.
Dan memang tersiar kabar beberapa hari ini, korban hendak naik pangkat, dan akan pindah ke Pontianak.
(Baca: Kecelakaan Maut di Kubu Raya, Sopir Truk Ungkap Fakta Mengejutkan di Tikungan )
Menurut Fernando (18) awalnya korban memang berencana ke Pontianak pada senin (11/09/2017) minggu depan, namun malah berangkat hari Kamis (07/09/2017).
Korban, kata dia, memang mendadak ingin berangkat, bahkan sempat sms ke adiknya Rita yang tinggal di Siantan Permai, Jalan 28 Oktober Pontianak Timur.
"Sebelum berangkat, sempat smsan, jadi tidaknya, korban menjawab jadi, namun setelah itu tidak menjawab kembali," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/faustinus-apriyadi_20170907_230120.jpg)