Kapolres Ancam Tembak Penjual Satwa Liar

Selain itu, ia tak akan segan memberi tindakan tegas terhadap pelaku perburuan hewan.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Orangutan berumur sekitar tiga atau empat tahun yang diberi nama Bos ini dipelihara oleh Muksan, warga Desa Kebong. Bos dievakuasi oleh Satuan Tim Gugus Tugas Tumbuhan dan Satwa Liar Balai Konservasi Sumber Daya Alam (TSL BKSDA) Wilayah II Sintang bekerjasama dengan Sintang Orangutan Center (SOC) di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Senin (3/4/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Guna menjaga keasrian Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) di wilayah kerjanya, Polres Kayong Utara siap tindak tegas para pemburu hewan yang dilindungi.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Arief Kurniawan sangat mengapresiasi pihak TNGP dan BKSDA yang sudah melepaskan hewan yang dilindungi hasil penyerahan warga.

“Kita sangat mengapresiasi pihak BKSDA dan TNGP Kayong Utara, yang sudah beberapa kali melakukan pengamanan hewan liar yang sudah terancam punah, dan akan membangun kerja sama lintas sektoral seperti patroli bersama di dalam kawasan taman nasional, untuk dapat meminimalisir angka perburuan liar," tutur AKBP Arief Kurniawan, Minggu (3/9/2017).

Kapolres melanjutkan, meski belum mendapatkan temuan adanya penjualan hewan liar dan perburuan di wilayahnya. Ia berjanji tak akan lengah dalam memberantas kasus perburuan hewan di Kabupaten Kayong Utara

Selain itu, ia tak akan segan memberi tindakan tegas terhadap pelaku perburuan hewan. Bahkan Kapolres mengancam akan menembak pelaku yang coba memberikan perlawanan saat mencoba kabur ke dalam hutan.

“Selama ini memang belum ada temuan kasus perburuan liar atau penjualan hewan di wilayah kita. Namun kita berkomitmen akan serius dalam mendukung program pelestarian lingkungan, dan tidak akan segan bertindak tegas jika dalam patroli menemukan para pemburu liar di kawasan taman nasional. Bahkan akan kita tembak para pemburu yang melawan dan kabur saat akan diperiksa," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved