Breaking News:

Bongkar Saracen Lain, Sindikat Kelompok Pelaku Kejahatan Siber

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara beralasan Saracen belum diblokir karena pihaknya membantu proses penyidikan polisi.

net
ilustrasi 

Pasca ditangkapnya Saracen, Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Syafruddin menyakini ada kelompok penyebar kebencian berbau SARA lainnya seperti Saracen. Saat ini, kata Syafruddin, Polri sedang melakukan pengembangan.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmato menyatakan, Polri akan mengusut tuntas kasus ini sampai ke akarnya.

Siapa yang pernah menggunakan jasa kelompok penyebar kebencian berbau SARA itu akan diusut.

Selain itu para pengguna jasa kelompok Saracen terancam dikenakan sanksi pidana.

Seperti dirilis pihak kepolisian, Kelompok Saracen ini menggunakan lebih dari 2.000 akun media untuk menyebarkan konten kebencian.

Rilis resmi dari kepolisian menyebutkan bahwa akun yang tergabung dalam jaringan kelompok Saracen berjumlah lebih dari 800.000 akun.

Harapan kita polisi bisa membongkar kasus ini. Sehingga setidaknya bisa mengurangi aksi-aksi ujaran kebencian di media sosial yang sudah pada taraf mengkhawatirkan bahkan mengancam kedamaian di negeri ini.

Selain itu, bongkar juga Saracen-Saracen lain agar tak ada lagi hate speech atau ujaran kebencian. *

Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved