Banjir di Ketapang
Belasan Rumah di Jelai Hulu Hanyut Diterjang Banjir
Selain itu ada ratusan warga menjadi korban banjir ini. Kemudian banyak barang-barang habis karena ketinggian airnya ada yang sampai atap rumah.
Penulis: Subandi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Banjir bandang melanda di beberapa desa Kecamatan Jelai Hulu dan Tumbang Titi. Banjir sudah terjadi dua hari setelah hujan lebat melanda wilayah itu.
Satu di antara desa yang terkena banjir adalah Desa Tanggerang Kecamatan Jelai Hulu.
“Di desa Tanggerang ada belasan rumah yang hanyut kena air, arusnya kuat,” kata Sarina Maimun (45) warga Desa Tanggerang kepada wartawan di Ketapang, Rabu (30/8/2017).
Menurutnya selain itu ada ratusan warga menjadi korban banjir ini. Kemudian banyak barang-barang habis karena ketinggian airnya ada yang sampai atap rumah.
“Ini banjir paling hebat hingga menghabiskan belasan rumah baru kali ini,” ungkapnya.
(Baca Juga: Puluhan Rumah Warga di Jelai Hulu Diterjang Banjir Setinggi 2,5 Meter
Ia berharap segera bantuan Pemerintah karena barang-barang mereka termasuk peralatan dapur habis.
“Seperti saya sekarang mengungsi ke rumah keluarga. Jadi kalau makan terpaksa harus numpang-numpang sama orang,” tuturnya.
Ia menambahkan saat ini banjir masih terus naik. Kemudian beberapa jembatan di tempatnya tersebut putus dan hanyut kena banjir tersebut.
“Sehingga akses darat terputus dan warga harus menggunakan perahu untuk keluar dan masuk desa,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/banjir_20170830_123447.jpg)