Belasan Kali Beraksi, Polres Sanggau Bekuk Spesialis Jambret Telepon Seluler

Kapolres Sanggau, AKBP Oki Waskito menyampaikan terduga melakukan aksinya di 14 lokasi berbeda di Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak,dan Sintang...

Belasan Kali Beraksi, Polres Sanggau  Bekuk  Spesialis Jambret Telepon Seluler
Istimewa
Terduga pelaku jambret, JH saat diamankan di Mapolres Sanggau, Selasa (29/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Petugas Sat Reskrim Polres Sanggau berhasil mengamankan inisial JH (29) yang diduga pelaku jambret yang sempat meresahkan masyarakat Sanggau beberapa hari terakhir, ia diamankan dengan sejumlah barang bukti di kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Senin (28/8/2017).

Kapolres Sanggau, AKBP Oki Waskito menyampaikan, terduga pelaku melakukan aksinya di 14 lokasi berbeda baik di Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak dan Kabupaten Sintang.

“Terduga pelaku merupakan spesialis jambret telepon seluler dan juga uang, ” katanya, Selasa (29/8/2017).

Kapolres menambahkan, terduga pelaku telah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali di Kabupaten Sanggau.

(Baca: Kapolres Landak Datangi Lokasi Rumah Walet Roboh, Berikut Suasananya! )

Sementara di Kabupaten Landak dilakukan sebanyak enam kali dan satu kali di Kabupaten Sintang.

“Dari semua barang hasil kejahatan yang berhasil disita mayoritasnya adalah telepon seluler. Hasil pengungkapan yang dilakukan mendapati bahwa terduga pelaku sudah 14 kali beraksi di 3 kabupaten yakni Sanggau, landak dan Sintang,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, terduga pelaku menjalankan aksinya pada malam hari dengan menyasar korban yang melewati jalan umum yang sepi. Saat menjalankan aksinya, terduga pelaku menggunakan sepeda motor KB 2347 LS.

“Pelaku ini ngakunya hanya sendirian saja dalam melakukan kejahatannya. Awalnya juga hanya mengakui melakukan jambret di empat lokasi, namun akhirnya diakui ada 14 lokasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Muhammad Aminuddin menambahkan bahwa terduga pelaku disangkakan dengan pasal 365 ayat 2 ke 1e KUHP subsidair pasal 362 KUHP. Sesuai pasal 365 ayat 2 ke 1e, terduga pelaku diancam dengan pidana kurungan paling lama 12 tahun.

“Terhadap kasus ini, kepolisian masih akan melakukan pengembangan dengan melihat kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Kita juga masih akan melakukan dengan polres didaerah lainnya untuk mengungkap jaringan dari terduga pelaku, ” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kerjasama dari semua elemen masyarakat yang ada diwilayah hukum Polres Sanggau untuk memberikan informasi mengenai tindak pidana yang terjadi, sehingga bisa dilakukan penangganan yang cepat.

“Kami harap partisipasi masyarakat untuk menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan selalu waspada dan tidak memberikan ruang dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan,” pungkasnya. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved