Breaking News:

Warga Kapuas Hulu Serahkan Kelempiau, BKSDA Sintang Apresiasi Kesadaran Masyarakat

Satwa liar bernama latin Hylobates Muelleri didapatkan Linia dari warga Desa Pala Kota Kecamatan Seberuang saat perjalanan dinas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Linia Tri Yuniarni, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) warga Komplek Pemda II Permai, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu serahkan satu ekor kelempiau kepada Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Sintang di Kantor BKSDA Sintang, Sabtu (26/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Sintang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Bharata Sibarani mengapresiasi kesadaran masyarakat serahkan satwa liar dilindungi Undang-Undang. Kesadaran masyarakat terhadap kelangsungan hidup satwa dinilai kian meningkat.

Ini dibuktikan dengan penyerahan satu ekor kelempiau dari Linia Tri Yuniarni, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) warga Komplek Pemda II Permai, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu kepada Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Sintang di Kantor BKSDA Sintang, Sabtu (26/8/2017).

“Kelempiau itu diserahkan sukarela ke kami, langsung bersama kandangnya,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin (28/8/2017) siang.

(Baca Juga: Kondisi Terkini 12 Ruko Yang Terbakar di Sintang

Satwa liar bernama latin Hylobates Muelleri didapatkan Linia dari warga Desa Pala Kota Kecamatan Seberuang saat perjalanan dinas dari Kapuas Hulu-Sintang.

“Kelempiau betina dengan perkiraan umur satu tahun ini diminta Linia dari warga tersebut. Sebelumnya Linia menjelaskan satwa itu dilindungi Undang-Undang. Linia akan membawa ke BKSDA Sintang dan warga setuju. Saat penyerahan kondisi satwa sehat dan sudah jinak,” terangnya.

Bharata menambahkan penyerahan satwa dilindungi secara sukarela alami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Upaya konservasi melalui sosialisasi, penyuluhan, patroli dan penegakan hukum secara intensif dinilai membuahkan hasil.

“Kami bersyukur dan berterimakasih atas kesadaran masyarakat menyerahkan satwa-satwa liar dilindungi Undang-Undang secara sukarela,” tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved