Cirus Beberkan Hasil Survei Pelayanan Publik dan Kondisi Politik Kalbar

Saat ini masyarakat, khususnya di Kalbar semakin cerdas dalam memonitor performa kerja pemerintahan yang sedang berlangsung

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Kegiatan Press Release hasil survey dari Cirus Surveyors Group terkait Pelayanan Publik dan Kondisi Politik Lokal dalam Persepsi Masyarakat Kalbar 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - CIRUS Surveyors Group melakukan konferensi Pres terkait hasil survey bertajuk Pelayanan Publik dan Kondisi Politik Lokal dalam Persepsi Masyarakat Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Hotel Aston Pontianak, Minggu (27/8/2017) siang.

Ada dua pembicara yang memberikan presentasi dan pemaparan. Pertama ada dari Direktur Cirus Surveyors Group, Kadek Dwita Apriani yang memaparkan hasil survei. Kemudian Direktur Pusat Kajian Politik, Fisip, Universitas Indonesia Aditya Perdana yang membahas hasil survei.

Saat ini masyarakat, khususnya di Kalbar semakin cerdas dalam memonitor performa kerja pemerintahan yang sedang berlangsung. Karena itu, diperlukan evaluasi tahapan kebijakan publik agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat umum.

Pada gilirannya, hal itu bisa dijadikan preferensi masyarakat dalam menentukan sikap politiknya secara independen.

(Baca: Libatkan INTI Kalbar Mempromosikan Potensi dan Peluang Investasi di Kalbar

Dalam rangka evaluasi kerja pemerintah itulah Cirus Surveyors Group (CSG) secara periodik menyelenggarakan survey opinic public di Provinsi Kalimantan Barat untuk memotret dampak dari kebijakan pada pembangunan dan resonansinya terhadap perilaku politik pemilih dalam Pilkada Gubernur 2018 mendatang.

Evaluasi ini menggunakan indikator-indikator ekonomi, infrastruktur, dan pelayanan publik sehingga akan didapati ukuran yang jelas dalam menelaah beberapa isu penting soal kebijakan publik dan respon masyarakat terhadapnya.

Survei ini diselenggarakan pada bulan Juli 2017 lalu menggunakan metodologi Multi Stage Random Sampling dengan jumlah sample sebanyak 100 PSU (Primary Sampling Unit) menyebar di seluruh provinsi Kalimantan Barat

Tingkat kepercayaan dalam survey ini adalah 95 persen dengan margin sebesar 3 persen untuk menjaga akurasi dan presisi dalam survei ini dilakukan respondent check dan quality control berlapis.

(Baca:  Belasan Ruko di Jalan MT Haryono Terbakar

Terdapat dua isu utama yang menarik untuk mencermati temuan survey ini. Pertama, soal tingkat kepuasan masyarakat Kalimantan Barat terhadap performa kinerja pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saat ini yakni di atas 50 persen masyarakat menyatakan puas dan hanya sebagian saja yang menyatakan tidak puas.

Namun demikian masyarakat pada umumnya memiliki aspirasi yang sama soal perbaikan dan pembangunan jalan, hampir 50 persen responden menginginkan adanya perbaikan agar kualitas pelayanan publik kian memadai.

Kedua, ialah soal perilaku pemilih menjelang pilkada gubernur Kalimantan barat 2018 mendatang. Terdapat dua nama yang diyakini responden memiliki kemapuan untuk menjadi Gubernur menggantikan gubernur saat ini. Kedua nama itu adalah Karolin Magret Natasha dan Sutarmidji.

Keduanya unggul dalam hal popularitas dan elektabilitas di mata public Kalimantan Barat. Nama lain nampaknya belum begitu bisa meraih simpati publik Kalimantan Barat meskipun telah melakukan upaya public space dan sosialisasi dalam bentuk lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved