Apriani: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Masih Menduduki Angka Tertinggi Keluhan Masyarakat
Menurutnya tentu saja itu akan menjadi PR tersendiri bagi pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang akan datang
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Cirus Surveyors Group, Kadek Dwita Apriani mengatakan bahwa berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya masalah infrastruktur masih menjadi permasalahan utama yang dikeluhkan oleh sebagian masyarakat di Kalbar.
"Dari data kami, ada lebih dari 40 persen masyarakat kalbar mengeluhkan masalah infrastruktur. Secara spesifik ialah infrastruktur jalan dan jembatan yang dirasa belum memuaskan," katanya, Minggu (27/8/2017) siang.
Menurutnya tentu saja itu akan menjadi PR tersendiri bagi pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang akan datang. Meskipun memang ada persoalan lain, namun masalah infrastruktur jalan dan jembatan masih menduduki persentase tertinggi.
"Bukan tidak ada persoalan lain tapi masalah itu adalah yang tertinggi berdasarkan survey kami. Tetapi berbanding terbalik untuk infrastruktur pendidikan yang sudah mulai diapresiasi atau mendapatkan penilaian baik dari masyarakat," katanya.
Namun ia mengatakan bahwa keluhan masyarakat akan infrastruktur jalan dan jembatan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah provinsi. Hal ini juga menjadi PR dari pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar.
"Karena kita ketahui ada jalan nasional, provinsi, dan Kabupaten/Kota. Perlu disepakati bahwa pemerintah dari semua level untuk menyatakan bahwa masalah infrastruktur dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pemerintah," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kadek-dwita-apriani_20170827_231719.jpg)