Tiba di Ketapang, PSTMM Pawai Keliling Kota

Anak-anak mengaku senang karena masih ada yang peduli dan mendukung perjuangan mereka

Tiba di Ketapang, PSTMM Pawai Keliling Kota
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Pemain PSTMM foto bersama Ketua KONI Ketapang, Fadli Atif dan lain saat kedatangan mereka disambut di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Kamis (24/8). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Club Perkumpulan Sepakbola Tegah Mudah Mandiri (PSTMM) Usia 16 (U-16) Ketapang tiba di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Kamis (24/8).

Mereka baru pulang menggunakan pesawat dari Bandara Supadio Pontianak setelah mewakili Ketapang,  mengikuti Liga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) antar Pelajar U-16  tingkat Kalbar di Sambas, Minggu (20/8) hingga Senin (21-8). Pada liga itu PSTMM meraih peringkat kedua setelah club tuan rumah.

Ketika di Bandara Ketapang mereka disabut seratus lebih masyarakat. Bahkan puluhan pelajar berpakaian olahraga memainkan drum band menyambut mereka.

(Baca: Damba Penerangan, Warga Desa Parek Swadaya Bangun PLTMH )

Kemudian pesepakbola muda Ketapang ini dibawa pawai keliling Kota Ketapang.

“Kita sangat senang mendapatkan sambutan meriah begini,” kata Koordinator Daerah Liga Pelajar Piala Menpora Ketapang, Debi kepada awak media di Ketapang, Kamis (24/8).

Terlebih penyambutan ini juga dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ketapang, Fadli Atif. Menurutnya Ketua KONI Ketapang secera pribadi telah mendukung mereka secara moril maupun materil.

“Anak-anak mengaku senang karena masih ada yang peduli dan mendukung perjuangan mereka. Mereka berharap dukungan ini semakin besar untuk kedepannya,” ungkapnya.

Ia mewakili pemain memohon maaf kepada masyarakat Ketapang. Lantaran tidak bisa meraih peringkat pertama meski telah memberikan permainan terbaik. “Tapi kita senang masyarakat Sambas sendiri menilai sebenarnya Ketapang harus jadi juara,” ucapnya.

“Jadi yang perlu dipertanyakan kenapa club tuan rumah yakni DK Sambas dan GKFA asal Sambas juga ketemu terakhir pada pertandingan penentu kemenangan. Kalau panitianya per merka harusnya ketemu atau bertanding pertama,” lanjutnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved