SMAN 1 Pontianak Raih Juara 3 dari 500 Sekolah se-Indonesia, Ini Prestasinya

Untuk pengelolaan sampah juga ada program sedekah sampah bekerja sama dengan Bank Sampah Rosela.

Penulis: Syahroni | Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Kepala SMAN 1 Pontianak, Fatmawati saat menerima penganugerahan lomba sekolah sehat (LSS) Tingkat Nasional di Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Pontianak berhasil meraih peringkat ketiga dalam penganugerahan lomba sekolah sehat (LSS) Tingkat Nasional di Jakarta 16-19 Agustus 2017.

SMAN 1 Pontianak meraih penghargaan ini ketika masih dipegang oleh Pemerintah Kota Pontianak, saat itu sekolah  ini diajukan untuk mewakili Kota Pontianak  dalam kompetisi LSS tingkat nasional. 

Prestasi ini sangat membanggakan, karena berhasil menjadi yang terbail setelah  bersaing dengan 500 sekolah lainnya dari seluruh nusantara.

(Baca: Menpora Apresiasi Gelaran Pesona Nusantara di Pontianak Sukses

Kepala sekolahnya, Fatmawati mengatakan, untuk kategori penilaian LSS ada dua yakni best performance dan best achievment. 

"Khusus untuk sekolah-sekolah di perkotaan masuk kategori best performance, karena selain sarana yang memadai penilaiannya juga pada prilaku sehat siswa," katanya,  Minggu (20/8/2017).

Saat penyerahan penghargaan  dikatakan Fatma,  dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud, Dirjen Kemenag dan Dirjen Kemendagri.

Ia sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh sekolah yang dipimpinnya ini.  Tidak lupa ia sampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalbar, Wali Kota Pontianak, Kadis Pendidikan provinsi dan kota, Kadis Kesehatan provinsi dan kota, Kepala UPTD Puskesmas Gang Sehat, Lurah Akcaya, Camat Pontianak Selatan dan seluruh warga SMANSa.

Diceritakannya banyak hal terkait kesehatan, yang sudah diterapkan di sekolahnya. Bahkan ada program unggulan untuk pola hidup sehat yang menunjang terwujudnya sekolah sehat,  sebagai contoh dikatakannya bersepeda ke sekolah setiap satu semester. Selain itu ada opetek hidup kebun sekolah dan hutan buatan serta kolam ekosistem.

"Untuk pengelolaan sampah juga ada program sedekah sampah bekerja sama dengan Bank Sampah Rosela. Untuk kebersihan siswa kami memiliki wastafel di setiap kelas yang merupkan hasil buatan pelajar sendiri," terangnya. 

(Baca: Polisi Amankan Enam Tersangka Perjudian di Rasau Jaya, Inilah Orangnya

Ditambahkannya kalau SMANSa memiliki kader-kader kesehatan dan ada duta-duta yang dipilih sekolah atau bahkan yang mereka ikut di luar.

SementaraWakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatkan, pengajuan sebagai sekolah sehat sudah dilakukan pihaknya sejak tahun lalu, saat itu SMA sederajat masih berada di bawah Pemerintah Kota.

Ia sangat  menyambut baik atas prestasi yang diraih  oleh sekolah  tersebut. Disebutnya kalau sekolah yang sehat adalah sekolah yang terpenuhi segala fasilitas, infrastruktur kegiatan belajar mengajarnya. Selain itu ia sampaikan  harus ada komitmen kepala sekolah dan pihak sekolah.

"Ini merupakan yang pertama kali perwakilan Kota Pontianak ikut dalam LSS tingkat nasional. Kita bersyukur  bisa meraih juara tiga dari 500 sekolah yang ikut," katanya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved