Jika Terpilih Jadi Gubernur Kalbar, Ini Janji Sutarmidji

Kita harus punya idealnya 25 Kabupaten Kota, termasuk Sambas pesisir dan daerah lainnya

Jika Terpilih Jadi Gubernur Kalbar, Ini Janji Sutarmidji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sutarmidji ditemani Ketua DPD Nasdem Kalbar Sy Abdullah Alkadrie ketika dipanggil ketua DPP Nasdem Surya Paloh. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak dua periode, Sutarmidji yang telah mendapatkan rekomendasi sebagai calon Gubernur Kalbar dari Partai NasDem Kalbar menuturkan, pemekaran Provinsi Kapuas Raya dan perbaikan jalan akan jadi priotitasnya.

Selain itu, Ia pun mengatakan akan meningkatkan IPM Kalbar yang berada di urutan 31 dari 34 provinsi.

"Perlu dicatat, seperti jalan provinsi yang masih ada 850 KM yang hancur, saya bisa selesaikan itu dalam waktu tidak sampai tiga tahun, jika terpilih, SK pertama yang akan saya tandatangani adalah dukungan untuk terealisasinya provinsi Kapuas Raya, apapun yang diperlukan untuk pembiayaan hal itu saya akan usahakan," ungkapnya, Sabtu (19/08/2017).

Ia pun memastikan, jika ada SK pertama yang ditandatanganinya ketika menjadi Gubernur, SK tersebut adalah SK Provinsi Kapuas Raya. "Saya pastikan SK pertama yang saya tandatangani adalah SK Kapuas Raya," bebernya.

(Baca: PKS Kalbar Dukung Sutarmidji, Abrar: Belum Ada Keputusan dari DPP

Menurutnya pula, apapun yang diperlukan kekurangan dalam pembentukan Provinsi Kapuas Raya akan dipenuhinya dan tandatangani termasuk pembiayaan, bahkan Ia pun mencanangkan Ketapang untuk provinsi sendiri, karena tanpa hal tersebut, kata dia, Kalbar tidak akan maju.

"Kita harus punya idealnya 25 Kabupaten Kota, termasuk Sambas pesisir dan daerah lainnya," katanya.

Ia mencontoh Kalteng yang APBD tidak sampai Rp. 4 T tapi menjadi angka miskin terendah di Kalimantan, namun, menurutnya Kalbar yang mempunyai APBDRp. 4,9 T dan perbedaan penduduknya tidak sampai sejuta, juga harus bisa seperti itu. "Kenapa mereka (Kalteng, Red) bisa, itu yang harus kita jawab," tuturnya 

Menurutnya, jika terpilih pemekaran akan mulai dari pemekaran desa, kecamatan, persiapan Kabupaten termasuk kebijakan pusat.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved