Berita Video

Buka Konferensi Internasional, Sutarmidji Malah Gunakan Bahasa Melayu

Saye kalau bicara memang susah ngilangkan logat Melayunye. Kalau saye pakai bahasa Inggris, nanti semuenye ndak ndak ngerti.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Walikota Pontianak, Sutarmidji secara blak-blakan mengatakan masih kental berbicara dalam logat Bahasa Melayu pada pembukaan The 2nd Borneo International Nursing Conference di Hotel Aston Pontianak, Sabtu (19/8/2017) pagi.

"Saye kalau bicara memang susah ngilangkan logat Melayunye. Kalau saye pakai bahasa Inggris, nanti semuenye ndak ndak ngerti," ujar Walikota Pontianak dua periode ini dengan nada bergurau.

Midji menambahkan bahwa saat menjadi pembicara dalam beberapa kali seminar internasional, seperti saat menjadi pembicara di Indonesia Development Forum 2017 ia juga sempat tanpa sengaja terucap kata-kata dengan logat Melayu Pontianak.

"Nah sekarang saya ada dua orang pengawal di sini," canda Sutarmidji kepada dua orang penerjemah bahasa Inggris yang akan mengartikan sambutannya.

(Baca Juga: Sutarmidji Beberkan Alasan Larang Bermain Layangan di Pontianak

Kemudian ia menyampaikan pemaparan mengenai bagaimana perawat harus bisa berinovasi dalam menjalankan tugasnya sehingga tidak terlalu kaku hanya menjalankan SOP.

Sambutannya pun kemudian dalam dua tiga kali kalimat harus dijeda untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Namun ia tetap begitu semangat memberikan pemaparan.

Usai memberikan sambutan, ia kemudian membuka secara resmi The 2nd Borneo International Nursing Conference tersebut. Dengan beberapa kali memukul gong, kegiatan konferensi internasional ini pun resmi dibuka.

Penulis: Wahidin
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved