Kebakaran di Pabrik Ban Vulkanisir

BREAKING NEWS: Pabrik Ban Vulkanisir di Trans Kalimantan Hangus Terbakar

Api membumbung tinggi bersama kepulan asap ke langit dari kebakaran Pabrik Ban Vulkanisir, di Jalan Trans Kalimantan KM 11.

Penulis: Madrosid | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Kebakaran pabrik ban vulkanisir di Parit Adam Jalan Trans Kalimantan KM 11, Desa Sungai Ambawang Kuala, Jumat (18/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Api membumbung tinggi bersama kepulan asap ke langit dari kebakaran Pabrik Ban Vulkanisir, di Jalan Trans Kalimantan KM 11, Parit Adam Desa Sungai Ambawang Kuala, Jumat (18/8) sekitar pukul 15.15 WIB.

Bahan mudah terbakar dari dalam pabrik membuat api semakin mengganas. Hingga akhirnya sejumlah unit mobil kebakaran mulai berdatangan dan memadamkan api.

Api sangat besar, sehingga susah sekali dipadamkan. Baru setelah beberapa pemadam bekerjasama memadamkan api, mulai meredup dan bisa dipadamkan sekitar pukul 16:30 wib.

"Api mulai kecil setelah pemadam banyak datang. Tapi pemadaman terus dilakukan mengantisipasi adanya api yang masih tersisa," kata seorang warga Sungai Ambawang, Ahmad Makmun saat berada dilokasi.

(Baca Juga: Penumpang Pesawat Meninggal Dunia Saat Terbang dari Yogyakarta ke Pontianak

Diperkirakan dari kebakaran, kerugian pemilik mencapai milyaran rupiah. Lantaran pabrik, memiliki banyak bahan material serta alat-alat cetak ban. "Jalan sekitar kebakaran juga terjadi kemacetan panjang. Orang mau lihat kebakaran," ungkapnya.

Kemacetan terjadi hingga puluhan kilometer akibat kebakaran. Belum ada pihak yang bisa terkonfirmasi terkait jumlah pasti kerugian dan kronologisnya.

"Pabrik ini besar tapi tidak tingkat. Kebakaran juga tak sampai merembet ke bangunan lainnya. Dan tak ada korban jiwa. Kalau pemiliknya sendiri tak tahu ada atau gak," pungkas Makmun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved