Antisipasi Rabies, Pemkab Mempawah Sudah Vaksinasi 1980 Hewan

Realisasi Vaksinasi sampai dengan bulan agustus 2017 ini sudah sebanyak 1980 ekor, terdiri dari 1101 anjing, 868 kucing dan 11 ekor kucing.

Antisipasi Rabies, Pemkab Mempawah Sudah Vaksinasi 1980 Hewan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Petugas Peternakan Kabupaten Mempawah lakukan vaksin anti rabies terhadap hewan anjing dan kucing di Kecamatan Toho, Jumat (18/8/2017) 

Laporan Wartawn Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bidang Perternakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan perikanan Kabupaten Mempawah telah melakukan pemberian vaksin sekitar 2 ribuan hewan di Kecamatan Toho sebagai antisipasi penanganan kasusu rabies di Mempawah. Jumat (18/8/2017)

“Realisasi Vaksinasi sampai dengan bulan agustus 2017 ini sudah sebanyak 1980 ekor, terdiri dari 1101 anjing, 868 kucing dan 11 ekor kucing,” ujar Kepala Bidang Perternakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan perikanan Kabupaten Mempawah, Buntaran.

Buntaran mengatakan akan terus melakuan vaksinasi rabies pada tiga desa di Kecamtan Toho, di antaranya Desa Benuang,Sepang dan pakutan. Selanjutnya dalam wakut dekat desa pakutan kecamatan toho akan juga dilakukan vaksin terhadap binatang peliharaan masyarakat.

“Di dalam peta lokasi KLB Rabies Kabupaten mempawah, seluruh wilayah di Kecamatan Toho akan kita lakukan vaksin. Desa yang pernah teridentifikasi kasus yakni desa sebenuang dan desa sepang sudah 100 persen kita lakukan vaksin,” ujarnya.

(Baca Juga: Kalbar Daerah Wabah Rabies, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Ia mengatakan telah mengerahkan 15 petugas  di dinas untuk melakukan vaksin. Selain itu, dibentuk juga sukarelawan untuk dapat membantu proses pemberian vaksin terhadap binatang-binatang peliharaan masyarkat.

“Proses vaksin akan kita lakukan bertahap. Prioritas uta kita laukan vaksin pada daerah tertular. Kemdian selanjutnya akan kita lakukan vaksin pada daerah terancam. Daerah terancam adalah daerah yang berbatasan langsung dengan desa tertular,” ujarnya

Ia menambahkan bidang pertenakan saat ini telah menyiapkan hinggg 4ribu vaksin. Vaksin tersbut berasal dari bantuan Pemprov, Pemerintah pusat dan pengadaan dari Pemerintah Kabupaten melalui APBD kabupaten.

“Stok vaksin kita saat ini cukup untuk melakukan vaksinasi pada hewan. Kita akan terus melakuan pemantaun terhadap kasus rabies di Mempawah jangan sampai ada korban,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mempawah Muchtar Siagian mengatakan sebagai antisipasi kasusu rabies menyerang manusia, pihaknya telah menyiagakan vaksin jika teradapat seseorang yang tertgigit anjing positif rabies.

“Seluruh puskesmas sudah kita siapkan vaksinya termasuk di rumah sakit. Namun untuk puskesmas takong Kecamatan Toho jumlah vaksinya lebih banyak dibandingkan daerah lain,” ujarnya.

Muchtar menambahkan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi pada masyarakat kecamatan toho tentang pertolongan pertama jika tergigit anjing rabies. Ia menyatakan bahwa masyarakat di sana sudah mulai sadar tentang bahaya rabies dengan membawa sendiri hewan peliharaanya untuk di vaksin.

“Oleh teman-teman diperternakan hewan yang telah di vaksin diberikan kalong. Sebagai tanda bahwa hewan tersebut telah divaksin,” ujarnya

DIrinya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu khawatir yang berlebihan. Jika terjadi kasusu gigitan oleh hewan yang dapat menularkan virus rabies seperti anjing, kucing, dan kera agar segera dibawa fasilitas kesehatan terdekat. Agar dapat diberikan penangan dan tindakan medis yang tepat.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved