Berbagi Ilmu, Dewi Ingin Buat Tutorial Merajut
Produk yang paling diminati adalah tulip. Harapannya kedepan branding Boyan sebagai produk rajut asal Pontianak dikenal di skala yang lebih luas.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memiliki keterampilan yang tak banyak dimiliki orang tak lantas membuat Pemilik Brand Rajut Boyan, Dewi Arisanti pelit ilmu.
Bahkan ibu rumah tangga yang akrab disapa Anti ini berkeinginan membuat tutorial rajut aneka produk kerajinan. Dengan harapan semakin banyak yang tertarik untuk belajar.
Kendala yang Dewi hadapi minimnya SDM mungkin menjadi satu motivasi baginya membuat panduan merajut. Diakui Dewi memperbanyak produk dalam waktu singkat dengan jumlah yang besar menjadi tidak mungkin jika SDM terbatas. Apalagi produk handmade siap jual Dewi sudah terselekai dimana kerapihan dan dan ketelitian sangat dijaga guna mempertahankan kualitas produk.
"Tenaga kerja yang memenuhi standar sangat jarang dan sulit didapat. Adapun yang sudah memenuhi standar biasanya udah punya usahanya sendiri. Solusinya saya untuk bagian yang sulit saya kerjakan sendiri, sedangkan yang bagian yang mudah dan tidak terlalu rumit saya delegasikan kepada orang lain," ujar Dewi pada Kamis (17/8/2017).
(Baca Juga: Bunga Rajut Boyan Jadi Primadona
Setelah SDM, jangkauan pemasaran kedepan juga menjadi tantangan kedepannya. Dimana sekarang produk Boyane masih dipasarkan di sekitaran Kalbar saja dan belum merambah dunia online. Jikalau ada yang keluar Kalbar saat ini paling hanya berupa oleh-oleh ataupun hadiah.
"Produk yang paling diminati adalah tulip. Harapannya kedepan branding Boyan sebagai produk rajut asal Pontianak dikenal di skala yang lebih luas. Saya juga ingin mempunyai toko atau galery khusus untuk memajang hasil karya rajutan sekaligus punya kelas untuk pelatihan merajut. Cita-cita saya membuat buku tutorial merajut," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dewi-dengan-produk-boyan-hasil-karyanya_20170817_195116.jpg)