Breaking News:

Landak Dapat 1.000 Rumah Program Jokowi, Ini Syarat untuk Memilikinya

Sebab ini bukan rumah gratis, tetapi ini merupakan perumahan dengan DP sebesar 1 persen

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ALPOFONS PARDOSI
Lokasi 1.000 ribu rumah program Pemerintah Pusat yang di bangun di Bukit Ilong Kecamatan Ngabang, saat ini masih tahap proses penggusuran 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kabupaten Landak mendapat jatah 1.000 rumah dari program pembanggunan sejuta rumah oleh Pemerintah Pusat. Lokasinya  berada di Kawasan Ilong, Kota Ngabang dan sedang dalam proses penggusuran lahan.

Camat Ngabang, Yosep mengatakan, rumah tersebut diperuntukan bagi PNS, TNI/Polri dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Meski saat ini masih dalam tahap penggusuran lahan seluas 30 hektare disatu hamparan, tapi masyarakat yang sudah mendaftar hampir 400 pendaftar.

"Bulan September nanti akan dimulai pembangunan rumahnya. Untuk syarat pengambilan rumah yakni KK dan KTP, dengan DP 1 persen dari harga yang akan ditentukan oleh instansi PUPR dan Asosiasi Perumahan Rakyat Indonesia (Asperi)," ujar Yosef pada Senin (14/8).

Lanjutnya lagi, nanti akan dilakukan sosialisasi ke Pemkab Landak. Dirinya memprediksikan, kisaran harga rumah tersebut sebesar Rp 80an juta. Meski ada beredar isu di masyarakat bahwa ini rumah gratis, Camat memastikan itu tidak benar.

"Mohan hal ini diperhatikan lagi oleh masyarakat, kita jangan mudah percaya. Sebab ini bukan rumah gratis, tetapi ini merupakan perumahan dengan DP sebesar 1 persen," ungkapnya.

(Baca: Guru Jewer Murid Viral di Media Sosial, Tonton Videonya

Yosef menyampaikan, bagi masyarakat yang menginginkan rumah tersebut bisa mendaftar di Kantor Camat masing-masing di Landak.

"Semua Kecamatan disilakan untuk mendata warganya yang ingin mengambil perumahan ini, tanpa calo," tegasnya.

(Baca: Calon Jemaah Haji Terserang Flu dan Batuk, Begini Cuaca di Madinah

Sedangkan untuk agsurannya sangat rendah, yang dimulai dari 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun. "Silakan dipilih, pembangunan 1000 rumah di Landak ini akan kita bangun secara bertahap selama dua tahun. Yakni tahun 2017 dan tahun 2018," terangnya.

Kemudian type rumah yang dibangun adalah type 36, di atas lahan seluas 150 meter persegi.

"Kita juga akan menyiapkan berbagai fasilitas umum seperti, rumah ibadah, lapangan olahraga. Bahkan, tempat rekreasi juga akan kita siapkan," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved