Kalbar Expo 2017 Berakhir, Ini Harapan UMKM Jawa Timur

Kalbar Expo 2017 yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Jalan Sultan Abdurrahman resmi ditutup Minggu (13/8/2017) malam...

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Dhita Mutiasari
Tribun Pontianak/Maskartini
Kripik Jambu Merah hingga Kripik Belut ditawarkan di Stan Jatim, Minggu (13/8/2017) 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalbar Expo 2017 yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Jalan Sultan Abdurrahman resmi ditutup Minggu (13/8/2017) malam. Salah satu stan luar Kalbar yang ikut berpartisipasi adalah stan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.

Stan ini menjadi target kunjungan dengan dua UMKM yang yang menawarkan aneka tas bahan kulit. Namun yang lebih menarik di stan ini adalah aneka cemilan dengan berbagai rasa buah.

Tak heran aneka kripik ini pun diburu pembeli pada hari ke empat jelang penutupan Kalbar Expo 2017.

Aneka keripik pun ditawarkan di stan ini, mulai dari keripik tempe, kripik jambu merah, kripik salak, kripik nangka, keripik nanas, keripik ubi hingga keripik buah naga.

(Baca: Tenaga Kesehatan Teladan Kalbar Ini Siap Jadi Terbaik Nasional, Siapa Saja Mereka? )

Tak hanya itu, stan Jatim dengan produk Harum Manisnya juga menawarkan keripik belut hingga keripik ceker ayam. Harganya pun cukup terjangkau untuk kemasan 100 gram harga berkisar Rp15 ribu hingga Rp25 ribu.

"Peminat aneka cemilan buah-buahan, kripik cukup tinggi. meskipun ini merupakan expo pertama kalinya saya ikuti untuk penyelenggaraan di Kota Pontianak. Tetapi respon terhadap produk luar biasa, ada pengunjungnya yang baru kenal produk dan beli," ujar Divisi Marketing Harum Manis, Setyo Adji S.

Salah satu target keikutsertaan produk Harum Manis kata Adji adalah memperluas jaringan pemasaran.

"Target kami pertama mendapatkan distributor dan rekanan yang nantinya back up produk kami di Pontianak. Jadi melalui kegiatan ini pengembangan jaringan pemasaran lah dan sudah dapat ada beberapa yang tertarik menjadi distributor, " ujarnya.

Prosentasi dari penjualan produk pada hari keempat kata Adji cukup tinggi yaitu mencapai 70 persen.

"Karakter dan daya beli masyarakat di Kota Pontianak kita belum mengetahui. Kedepan promonya harus lebih di tingkatkan lagi. Peserta dari luar Kalbar juga harus diikutsertakan agar lebih meriah lagi," ujarnya.

Salah satu tujuan ke Kalbar kata Adji selain pameran adalah jalan-jalan ke destinasi wisata yaitu Tugu Khatulistiwa.

"Selain memperkenalkan produk dan mencari distributor tujuan kita jalan-jalan. Salah satu tempat yang ingin saya tuju adalah Tugu Khatulistiwa, penasaran," ujarnya," ujarnya.

Saat ini kata Adji produk Harum Manis sudah dipasarkan ke toko oleh-oleh hingga ritel modern.

"Kapasitas produksi produk kita dengan 25 item yang ada mencapai 125 ribu pack perbulan. Per pack beratnya 100 gram dan ada juga 200 gram, " ujar Adji.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved