Banyak Warga Terkena Penyakit Stroke dan Jantung, Ini Persentasenya Menurut Wabup Pamero
Jumlah pasien yang terkena penyakit stroke berdasarkan data rumah sakit sebanyak 38 persen, dan jantung ada 23 persen
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Penyakit stroke dan jantung, masih menjadi penyakit yang selalu menghantaui masyarakat Kapuas Hulu. Dimana menurut data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Putussibau, bahwa dari tahun 2012 hingga 2017, penyakit yang paling banyak diderita pasien adalah penyakit stroke dan jantung.
"Jumlah pasien yang terkena penyakit stroke berdasarkan data rumah sakit sebanyak 38 persen, dan jantung ada 23 persen. Penyakit tersebut, disebabkan oleh hipertensi dan kencing manis," ujar Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero kepada wartawan, Senin (14/8/2017).
Selain itu menurut Wabup, kalau saat ini telah terjadi pergeseran dari penyakit infeksi, dan menular menjadi penyakit tidak menular. "Itu semua akibat dari perubahan gaya hidup yang salah," ucapnya.
Baca: Pedagang Sebut Ada Oknum Salah Gunakan Kios di Pasar Tengah
Antonius menuturkan, penyakit stroke dan jantung tidak hanya terjadi di Kapuas Hulu bahkan secara nasional. Sehingga dampak dari penyakit tersebut, tingginya pembiayaan pelayanan kesehatan, yang harus ditanggung oleh pemerintah dan masyarakat.
"Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi faktor lingkungan, pelayanan kesehatan, dan keturunan. Dimana faktor lingkungan, dan kesehatan memegang peranan lebih dari 75 persen, mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Maka dari itu himbau Wabup, perbaikan lingkungan dan perubahan prilaku yang lebih sehat perlu dilakukan secara sistematis. dan terencana oleh masyarakat. "Jagalah pola makan, dan perbaiki lingkungan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-bupati-kapuas-hulu-antonius-l-ain-pamero_20170807_174615.jpg)