Pengeboman Ikan Merugikan Banyak Pihak

Terutama mereka yang berpenghasilan dari laut seperti nelayan dan lain-lain

Penulis: Subandi | Editor: Jamadin

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Penangkapan ikan di laut dengan cara melakukan pengeboman sangat merugikan banyak pihak. Ini ditegaskan Pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat Khatulistiwa Kota Kita (LSM K3) Ketapang, Raden Abdillah.

“Merugikan pemerintah maupun masyarakat. Terutama mereka yang berpenghasilan dari laut seperti nelayan dan lain-lain,” kata Raden kepada awak media di Ketapang, Minggu (13/8/2017).

Ia menjelaskan akibat pengeboman itu terumbu karang menjadi rusak. Serta ekosistem di laut juga terganggu seperti ikan yang kehilangan saang atau tempat berkembang biaknya. Sehingga ikan di laut menjadi sedikit bahkan terancam punah.

“Dampaknya nelayan tradisional akaan kesulitan mendapatkan ikan di laut. Jadi kita sangat mengecam terhadap pengeboman ikan di Ketapang. Kita minta Pemerintah dan pihak berwajib menyikapi serius persoalan ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan selain merusak ekosistem di laut. Ditegaskannya penggunaan bom ikan juga bisa membahayakan keselamatan penguna dan orang di sekitarnya. “Seperti kejadian di kendawangan pernah ada speed meledak akibat bom ikan,” tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved