Waspada! Ada Oknum Catut Diskes Sintang Dengan Modus Pemeriksaan Gratis

Jika ada yang ngaku-ngaku dapat izin atau rekomendasi itu tidak benar ya. Sekali lagi saya katakan itu tidak benar.

Waspada! Ada Oknum Catut Diskes Sintang Dengan Modus Pemeriksaan Gratis
TRIBUNPONTIANAK/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sintang mewanti-wanti masyarakat tidak lekas percaya dengan oknum yang menawarkan jasa pemeriksaan darah gratis dan diagnosa penyakit secara door to door atau dari rumah ke rumah.

Hal ini menyusul laporan yang masuk dari masyarakat terkait adanya oknum yang mengaku telah mendapat rekomendasi dari pihak Diskes. Bahkan beberapa laporan yang diterima, ada oknum yang mengatasnamakan petugas Diskes.

“Ya, ada beberapa laporan masyarakat masuk dalam beberapa bulan terkait terkait hal ini. Tapi, kami perlu tegaskan tidak ada rekomendasi atau izin dari Diskes terkait hal itu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Sintang dr Harysinto Linoh kepada Tribun Pontianak, Senin (7/8/2017).

Sinto sapaan akrabnya meminta masyarakat berhati-hati terhadap oknum-oknum ini. Diskes tidak pernah memberikan izin kepada siapapun untuk lakukan pemeriksaan kesehatan, diagnosa penyakit bahkan sampai meminta masyarakat beli obat.

“Jika ada yang ngaku-ngaku dapat izin atau rekomendasi itu tidak benar ya. Sekali lagi saya katakan itu tidak benar,” tegasnya.

Baca: Curhat Lewat Facebook, Warga Sintang ini Resah Sering Diteror dengan Cara Seperti ini

Sinto mengimbau masyarakat yang pernah menjumpai dan menjadi korban oknum-oknum ini untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan terdekat, Diskes maupun aparat penegak hukum. Pasalnya, aksi oknum-oknum ini sangat meresahkan.

“Laporkan saja ke kami atau ke polisi kalau pernah ketemu dan mengalami. Saya dengar sudah sampai dKasihan masyarakat awam yang tidak tahu. Saya kesal juga oknum-oknum yang mengatasnamakan Dinas Kesehatan ini. Kemudian ngaku sudah dapat izin dan rekomendasi lagi,” kesalnya.

Sinto meminta masyarakat tidak mudah tergoda aksi oknum-oknum yang menawarkan pemeriksaan darah gratis untuk mendiagnosa penyakit dan penjualan obat-obatan. Setiap petugas kesehatan Diskes yang bertugas mulai tingkat desa, kecamatan atau kabupaten memiliki izin sah dan tertulis dari Diskes.

“Lihat surat izin dan bukti identitasnya sebagai petugas Diskes. Kalau tidak ada dan tidak bisa menunjukkan identitas atau kartu identitasnya palsu. Maka itu dipastikan penipuan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” tukasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sintang Abdul Syukur mengimbau masyarakat berhati-hati terkait aksi oknum yang mengatasnamakan petugas kesehatan asal Diskes. Namun, dirinya tidak menampik masih ada masyarakat yang awam dan termakan bujuk rayu oknum saat melakukan aksinya.

“Saya imbau masyarakat tidak percaya. Kalau mau periksa lebih baik langsung ke rumah sakit, puskesmas atau petugas kesehatan yang memang kita kenal. Kalau orang asing takutnya seperti itu, nanti penipuan,” ucapnya.

Memang biasa harga yang ditawarkan murah. Tapi, ditakutkan apa yang ditawarkan oleh oknum itu mempunyai efek samping, jika ternyata oknum itu bukanlah seseorang yang paham bidang kesehatan.

“Semisal, obat yang diberikan itu ada efek samping tidak karena tanpa resep dokter. Kemudian apakah diagnosanya memang benar-benar sesuai keilmuan dokter. Ini harus dipahami masyarakat. Saya harap masyarakat jangan mudah percaya,” tandasnya. (Pra).

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved