Polisi Temukan Dugaan Penyimpangan Dokumen Kontrak Sumur Pantek

Meski pekerjaannya sementara ini diduga tak sesuai dokumen kontrak tapi tetap dibayarkan 100 persen. Semua pekerjaan sudah dicairkan 100 persen.

Polisi Temukan Dugaan Penyimpangan Dokumen Kontrak Sumur Pantek
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Ilustrasi sumur pantek. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Polres Ketapang terus mengusut proyek pembangunan sumur pantek di Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Ketapang tahun anggaran 2015. Lantaran proyek tersebut terindikasi ada pekerjaanya tak sesuai kontrak.

Hal tersebut disampaikaa Kapolres Ketapang, AKBP Sunario melalui Kasat Reskrimnya, AKP Rully Robinson Polli. “Dugaan penyimpangan karena dikerjakan tidak sesuai dokumen kontrak,” kata Rully kepada awak media di Ketapang, Minggu (6/8/2017).

“Kemudian terhadap seluruh pekerjaan pembangunan sumur pantek. Meski pekerjaannya sementara ini diduga tak sesuai dokumen kontrak tapi tetap dibayarkan 100 persen. Semua pekerjaan sudah dicairkan 100 persen itu ada buktinya,” jelasnya.

Baca: Polisi Usut Proyek Sumur Pantek Distanak Ketapang 2015

Ia menambahkan terhadap dugaan ada pejabat pelaksana Negara melakukan jual beli mesin terhadap pembangunan sumur pantek itu. Menurutnya memang indikasinya ada pejabat pelaksana Negara melakukan hal itu pada proyek sumur pantek ini.

“Tapi lihat saja nanti sebab kita akan proses perkara ini satu persatu. Namun pejabat langsung atau tidak langsung semuanya tidak diperbolehkan menjual barang pengadaan,” tegasnya.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved