BPBD Mempawah Siagakan Kelompok Peduli Api

Kita punya potensi di beberapa kecamatan bahkan sampai ditingkat desa yakni kelompok peduli api

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DHITA MUTIASARI
Kepala BPBD Kabupaten Mempawah Asfani Arsyad saat membuka sosialisasi pelatihan dasar penanggulangan bencana 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan Darsani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala BPBD Mempawah Asfani Arsyad mengatakan meskipun tren jumlah titik api di Kabupaten Mempawah cendrung lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pihaknya akan tetap siaga dan waspada untuk penanggulanan kebakaran lahan.

“Kita punya potensi di beberapa kecamatan bahkan sampai ditingkat desa yakni kelompok peduli api, yang aka siap siaga untuk memadamkan kebakaran lahan,” ujarnya Jumat (4/8/2017)

Ia mengatakan kecamatan rawan karhutla seperti Mempawah Timur, Mempawah Hilir, Sungai Pinyuh dan Anjungan. Anjungan sendiri, dua hari belakangan masih terdapat titik api. Petugas kita juga masih disana siap dan stanbye.

“Yang paling rawan di Mempawah itu di Anjongan. Ke depan akan kita bentuk kelompok peduli api di seluruh kecamatan meskipun daerah tersebut bukan daerah rawan karhutla dengan bantuan dari pemerintah pusat, sebab kalau mengandalkan APBD saja tidak akan mampu terutama untuk peralatan,” ujarnya

Antasipasi kekurangan personil juga telah disiapkan oleh BPBD. Asfani mengatakan jika diperlukan pihkanya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk dapat membantu operasi dengan menerjunkan petugas tagana. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved