Larang Buka Lahan dengan Cara Membakar
Jadi masyarakat sendiri sadar bahwa, membuka dengan cara membakar lahan cukup berbahaya sehingga selalu dijaga
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Desa Mekarsari, Basar mengungkapkan larangan membuka lahan dengan cara dibakar telah di gaungkan setiap saat memasuki musim panas, guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Namun demikian, kita juga tidak bisa memantau sepenuhnya, sebab prilaku masyarakat dengan cara tradisional membakar lahan ini sudah sejak dulu. Mungkin saat ini kita hanya berusaha bisa mengurangi volumenya saja dengan cara imbauan," ujarnya, Selasa (1/8/2017)
Untuk itulah, pihaknya tak menampik jika kemungkinan beaar masih akan terjadi pembukaan lahan dengan cara dibakar. Namun, bedanya saat ini masyatakat lebih pintar dengan selalu menjaga lahan yang dibukanya.
"Jadi masyarakat sendiri sadar bahwa, membuka dengan cara membakar lahan cukup berbahaya sehingga selalu dijaga," katanya.
Desa Mekarsari sendiri sebelumnya telah masuk program pembuatan kanal dan sumur sebagai sumber-sumber air. Tatkala terjadi kebakaran hutan atau lahan dapat segera dipadamkan.
"Karena bagaimanapun jika terjadi kebakaran, kesulitan dari kami selama ini tentu dari masalah air. Sampai saat ini belum ada info terjadinya titik api. Tapi kita harap jangan sampai ada titik api liar dan merambat," tukasnya.