Peringati Hari Anak Nasional, KPAID Kalbar Ajak Anak Pidana Melukis

Semua anak pidana diikutsertakan namun dalam pelaksanaannya anak pidana itu juga di dampingi dan di arahkan anak-anak sanggar Khachifa.

Peringati Hari Anak Nasional, KPAID Kalbar Ajak Anak Pidana Melukis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Anak binaan LPKA dan anggota sanggar sedang melukis Mural di dinding LPKA Klas II Sungai Raya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Memperingati Hari Anak Nasional‎ tahun 2017, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar mengajak anak binaan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Sungai Raya berkreativitas melalui seni.

Komisioner KPAID ‎Kalbar Alik R Rosyad menuturkan mengatakan, digelarnya kegiatan melukis dinding atau mural ini bertujuan untuk , berbagi kebahagian di momen peringatan Hari Anak Nasional.

"Untuk tema lukisan dinding memang sudah di tentukan. Seperti tema yang kali ini diangkat juga sekaligus mengkampanyekan anti narkoba, stop kekerasan terhadap anak. Semua anak pidana diikutsertakan namun dalam pelaksanaannya anak pidana itu juga di dampingi dan di arahkan anak-anak sanggar Khachifa serta anggota komunitas pelukis mural Pontianak lainnya," ujar Alik pada wartawan.

Lanjutnya, tujuannya di libatkannya sanggar Khachifa dan komunitas pelukis Mural itu supaya lukisan yang di buat dinding lebih terarah. Jadi kita mengarahkan saja, namun anak-anak di lapas ini menggambar sendiri.

Alik juga menuturkan hal ini sinergi dengan konsep Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) saat ini telah diarahkan oleh pemerintah agar lebih membuat suasana senyaman mungkin.

"Konsep lapas LPKA diarahkan benar benar menjadi pembinaan. Dan termasuk jeruji akan di lepas suapaya lapas ini terasa nyaman bagi anak," pungkasnya.

Sementatara Plh ‎Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) II Sungai Raya Rizky Dwi Hartanto pun mengapresiasi kegiatan sosial yang di gawangi oleh KPAID Kalbar.

"Kami dari LPKA sangat mendukung. Kita sambut baik dari pihak terkait yang telag mengambil tempat dalan membantu membina anak-anak lapas ini," kata Rizky

ia pun berharap, KPAID sebagai mitra pemerintah, dapat terus bekerjasama dalam melakukan pembinaan terhadap anak. Kususnya anak-anak yang kurang beruntung, karena tersandung persoalan hukum.

"Kami berharap, kerjasama ini tidak berakhir disini saja, tapi program KPAID lainnya terutama hal-hal pembinaan terhadap anak,"pintanya.

Dia menambahkan, dalam kegiatan lukis dinding tersebut, seluruh anak-anak yang ada di lapas turut di libatkan semua. "Jumlahnya ada 43 anak pidana. Semua kita libatkan dalam kegiatan ini,"paparnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved