Hanya Rp 10 Ribu, Bukalapak-CIMB Principal Asset Management Ajak Berinvestasi di Buka Reksa

Bisa dikatakan inilah e-commerce pertama yang menggandeng lembaga financial untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi Reksadana.

Hanya Rp 10 Ribu, Bukalapak-CIMB Principal Asset Management Ajak Berinvestasi di Buka Reksa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NINA SORAYA
Head of Business Alliance CIMB-Principal Asset Management, Armi Avianti, memberikan penjelasan terkait investasi reksadana saat media gathering dan edukasi Buka Reksa di Pontianak, Sabtu (29/7/2017). TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Situs E-Commerce Bukalapak sejak awal 2017 lalu meluncurkan fitur baru yaitu Buka Reksa.

Bisa dikatakan inilah e-commerce pertama yang menggandeng lembaga financial untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi Reksadana.

Tak hanya itu, sesuai komitmen awal dari Bukalapak yang memiliki 1,5 juta pelapak ini berharap dengan makin banyak terobosan yang dilakukan bisa menaik kelaskan UMKM.

Untuk meningkatkan literasi investasi serta keamanan berinvestasi reksa dana, Bukalapak bekerjasama dengan OJK dan CIMB Principal Asset Management menggelar roadshow edukasi BukaReksa yang akan diadakan di kota-kota besar se-Indonesia, di antaranya Pontianak, Pekanbaru, Semarang, Solo, dan Lampung. Acara ini dikemas dalam konsep media gathering sekaligus mini kopdar komunitas pelapak Bukalapak yang mengusung tema “BukaReksa Produk Investasi untuk Rakyat.”

Kota-kota tersebut dipilih karena memiliki jumlah pelapak Bukalapak yang cukup banyak namun jumlah pengguna BukaReksa di kota-kota tersebut masih tergolong sedikit. Kota-kota tersebut juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. Untuk itu, edukasi ini diperlukan agar para UKM, pelapak Bukalapak, dan semua masyarakat memiliki pemahaman yang baik terkait investasi yang aman dan mudah.

“Lewat semangat dan misi untuk memajukan UKM, kami ingin menumbuhkan semangat berinvestasi kepada para Pelapak dan seluruh masyarakat Indonesia secara mudah dan aman melalui BukaReksa, produk investasi yang aman, mudah, dan terjangkau,” ujar Gahayu Handari, Business Development Manager Bukalapak, saat menjadi pembicara di media gathering di Pontianak, di Botani Cafe, Sabtu (29/7/2017).

Baca: Video Tim Bukalapak Bagi Tips Investasi Reksadana

Gahayu menambahkan sejak diluncurkan pada bulan Januari 2017, BukaReksa, sebuah fitur reksa dana online dari Bukalapak telah meraih lebih dari 35 ribu investor. Saat ini, produk reksa dana yang ditawarkan lewat fitur BukaReksa adalah reksa dana pasar uang dan pasar uang syariah. Lewat fitur ini, Bukalapak memberi kesempatan bagi para pelaku UKM dan masyarakat Indonesia untuk berinvestasi secara aman dan benar.

Armi Avianti, Head of Business Alliance CIMB-Principal Asset Management, menjelaskan minat masyarakat terhadap reksadana di Indonesia sudah cukup besar. Saat ini, CIMB-Principal Asset Management memberikan pilihan produk yang lengkap yang dapat disesuaikan dengan karakter dan profil dari investor.
“Lewat rangkaian edukasi ini, kami berharap para Pelapak dan masyarakat dapat memahami kinerja reksadana agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan lebih banyak masyarakat Indonesia memanfaatkan program ini dan merasakan manfaat berinvestasi dengan cara yang mudah dan aman,” katanya.

Armi Avianti menambahkan pula bahwa, CIMB-Principal Asset Management memberikan promo untuk 50 investor reksa dana yang pertama kali berinvestasi di BukaReksa akan mendapatkan unit reksa dana sebesar Rp25,000 bagi peserta yang hadir pada acara roadshow edukasi BukaReksa di Pontianak.

Menariknya lagi si investor hanya cukup dengan modal Rp 10 ribu sudah bisa berinvestasi di reksadana. “Kalau di tempat lain gak ada yang modalnya hanya Rp 10 ribu. Biasanya modal awal kan Rp 100 ribu. Nah di sini, cukup Rp 10 ribu saja. Intinya kita ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dan kita berharap masyarakat merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Selain itu pula, dalam waktu dekat fitur BukaReksa akan hadir di aplikasi mobile Bukalapak serta menambah lebih banyak produk reksa dana, baik reksa dana pendapatan tetap, campuran maupun saham sehingga masyarakat Indonesia dapat memilih produk reksa dana yang sesuai dengan tujuan investasinya.

Kepala Bagian Pemantauan dan Analisis Laporan Pengelolaan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bimahyunaidi Umayah, berharap masyarakat berhati-hati dalam menginvestasikan dananya. Jangan hanya tergiur dengan return tinggi tapi tidak memperhatikan aspek keamanannya.
Berbagai aturan telah dibuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melindungi masyarakat yang ingin berinvestasi reksa dana.

"Ada aturan untuk pendirian manager investasi, pendirian agen penjual, perizinan wakil agen penjual, wakil manager investasi. Semuanya untuk melindungi investor,‎ memudahkan investor. Aturan di reksa dana sudah sangat terstruktur, siapa yang boleh jualan, harganya ketahuan, dan lain sebagainya," ungkapnya.

Penulis: Nina Soraya
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved