Menteri Susi akan Datang ke Kapuas Hulu, Pemda Siapkan Usulan

Rencana kedatangan Menteri Susi ke Kapuas Hulu, jelas Roni pihaknya sudah membuat sejumlah usulan, untuk pengembangan bidang perikanan serta....

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Mirna Tribun
KOMPAS.COM
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Rencana kedatangan Menteri Perikanan dan Kelautan RI Susi Pudjiastuti, untuk menghadiri Panen Raya Ikan Konsumsi di Danau Lindung Desa Nanga Empangau, dan Danau Sunjung Desa Bunut Hilir, Kecamatan Bunut Hilir, sekitar dalam Agustus 2017 mendatang.

"Kami sudah koordinasi dengan Pokmaswas, dan masyarakat sudah menyiapkan panitia kecil untuk menyambut kedatangan ibu Menteri Susi," ujar Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu Roni Januardi kepada wartawan, Kamis (27/7/2017).

Rencana kedatangan Menteri Susi ke Kapuas Hulu, jelas Roni pihaknya sudah membuat sejumlah usulan, untuk pengembangan bidang perikanan serta kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.

"Kita meminta dibantu pembiayaan untuk penebaran benih ikan, khususnya penebaran benih ikan (restoking) ikan endemik, ciri khas lokal yang cendrung mulai berkurang. Banyak jenis mulai dari ikan belidak, jelawat dan lainnya," ucapnya.

Baca: Amerika Serikat Kalahkan Jamaika di Final Piala Emas! Ini Gelar Ke-6

Baca: Tampil Bugil, Beradegan Seks Secara Vulgar di Film, Artis Ini Malah Mengaku Bangga

Diharapkan, Menteri Perikanan dan Kelautan bisa melihat langsung kondisi, dan potensi perikanan di perairan dan danau di Kapuas Hulu.

"Kita harap pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, bisa lebih fokus dalam memperhatikan kondisi masyarakat pelayanan dan sarana prasarana yang ada," jelasnya.

Menurutnya, apabila pemerintah pusat fokus memperhatikan potensi perikanan di Bumi Uncak Kapuas, setidaknya melakukan pembinaan terhadap kegiatan perairan umum daratan.

"Mulai dari penanganan sumber daya ikan, pemberdayaan pelayanan, sarana dan prasarana serta distribusi pemasaran ikan air tawar yang ada," katanya.

Roni juga berharap, agar penanganan ilegal fishing lebih ditingkatkan, karena pengawasan perairan umum daratan sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Saat ini, pengawasan dilapangan dilakukan oleh Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di Kapuas Hulu, masih kurang. Diharapkan pegawainnya ditambah, karena kita di kabupaten siapkan juga, seperti tenaga penyidik," ucapnya.

Selain itu jelasnya, akan mengusulkan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), untuk mendukung distribusi pemasar ikan. Sebelumnya rencana pembangunan TPI tinggal menunggu realisasi.

Dengan lokasi pembangunan tahun 2017 ini, di Kecamatan Jongkong, itu sudah disetujui pusat.

"Rencana Tahun 2018, kita mengusulkan untuk pembangunan di Putussibau. Sampai saat ini jumlah TPI kita ada enam. Kalau sarana-prasarana sudah terpenuhi semua kegiatan transaksi di TPI bisa lebih maksimal, seperti adanya kios BBM nelayan, tempat pelelangan, pasar ikan hieginis yang menjadi bagian dari sarana dan prasarana kelengkapan ada di TPI," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved