Kejati Kalbar Ajukan Eksekusi Mati WNA Malaysia di Kalbar

"Barang bukti yang ada kepada terpidana Uncle Ong‎ yakni Narkotika Sabu sebanyak 11 Kg,"kata Aspidum pada Senin (24/7/2017).

Kejati Kalbar Ajukan Eksekusi Mati WNA Malaysia di Kalbar
TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejati Kalbar ajukan perencanaan eksekusi pidana mati seorang WNA berkebangsaan Malaysia yang tersandung kasus Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 11 Kg.

Diketahui identitas terpidana mati tersebut yakni Ong Bok Seong alias Uncle Ong (67) yakni WNA berkebangsaan Malaysia yang bertempat tinggal A-1-17 Blok A Desa Palma, Bandar Baru Nilai, 71800 Nilai, Negeri Sembilan.

Willy Ade Chaidir Asisten Pidana Umum Kejati Kalbar menuturkan Perkara terpidana Uncle Ong sudah incrah dari Pengadilan Tinggi Pontianak dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 dan ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Barang bukti yang ada kepada terpidana Uncle Ong‎ yakni Narkotika Sabu sebanyak 11 Kg,"kata Aspidum pada Senin (24/7/2017).

Baca: Wanita Ini Menangis Histeris Saat Dua Ular Piton Melilit Badannya

Baca: Oknum PNS, Guru dan Polisi Kedapatan Main Judi, Kasusnya Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan Ketapang

Lanjutnya, saat ini pengajuan eksekusi hukuman mati untuk terpidana Uncle Ong sudah di ajukan ke Kejagung RI sejak satu bulan lalu.

Pada saat bersamaan, Meidi SH Kasi TPUL Pidum Kejati Kalbar, menambahkan sebelum pengajuan eksekusi hukuman pidana mati, pihak kejati Kalbar sudah melakukan konsulat Malaysia yang ada di Pontianak.

"‎Karena terpidana Uncle Ong masih memiliki hak-hak, sperti diantaranya kasasi, grasi, tapi yang bersangkutan sudah tidak mau menggunakan hak-hak itu, dia sudah menandatangani surat pernyataan tidak menggunakan hak-hak upaya hukum lainnya dengan tiga bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggrisn," kata Meidi.

Dikatanya lagi, saat ini terpidana Uncle Ong masih mendekam di penjara Rutan Kelas IIB Sanggau, dia sebelumnya dituntut pidana mati oleh Kejari Sanggau, namun vonis PN Sanggau seumur hidup, tapi JPU Kejari Sanggau melakukan Banding ke PT Pontianak.

Seperti di ketahui terpidana mati Uncle Ong di tangkap pada bulan Januar 2016 di PLBN Entikong karena berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu sebanyak 11 Kg.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved