Bupati Martin Ajak Jajaran Memiliki Tekad Memajukan Ketapang

Jadi, kita semua harus mempunyai tekad membawa Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera,

Bupati Martin Ajak Jajaran Memiliki Tekad Memajukan Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Bupati Ketapang, Martin Rantan menyalami beberapa pegawai di jajaran Pemkab Ketapang setelah apel pagi di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (24/7) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Bupati Ketapang, Martin Rantan menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (24/7/2017). Apel ini diikuti seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan non PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang.

Pada saat apel Bupati menyampaikan imbauan dan ajakan kepada seluruh peserta apel. Di antaranya Bupati mengajak semuanya mempunyai tekad. Khususnya untuk membawa Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera.

“Tugas kita ini melayani kepentingan publik. Jadi,  kita semua harus mempunyai tekad membawa Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera,” ajak Martin.

Baca: Atbah Siap Dukung Tokoh Perwakilan Pantura di Pilgub 2018

Ia mengungkapakan Bupati dan Wakil Bupati, Martin Rantan-Suprapto mempungai visi yakni “Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera”. Sebab itu seluruh jajaran Pemkab Ketapang harus juga mempunyai visi dan tekad yang sama.

Dijelaskannya kemudian visi itu diberakdown ke dalam enam misi. Pertama yakni melaksanakan kepemerintahan yang baik. “Makna apel pagi ini dalam melaksankan kedisplinan kita agar tepat bekerja waktu demi meningkatkan pelayanan publik,” ucapnya.

Jajarannya dilarang melakukan pelayanan birokrasi berbelit-belit. Apalagi harus mendapatkan imbalan dahulu baru urusan dipercepat. “Jangan dalam pelayanan kita baru mau mengerjakan setelah wani piro atau duitnya berapa dulu,” ungkapnya.

Martin mengecam keras oknum yang ditempatkan pada jabatan tertentu. Kemudian punya pemikiran dengan jabatannya harus mendapatkan dana (uang-red) sekian. Lantaran anggaran pada bidang yang ditanganinya sekian besar.

Bupati mengungkapkan hal ini karena disinyalir ada beberapa oknum pejabat di Pemkab Ketapang melakukannya. Oknum pejabat itu disinyalir menggunakan aji mumpung untuk mengeruk keuntungan karena jabatannya.

Halaman
12
Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved