Pemda Kubu Raya Keluarkan 100 Sertifikat Proda 2017

Kabupaten Kubu Raya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, banyak memiliki tanah belum memiliki kepastian hukum.

Pemda Kubu Raya Keluarkan 100 Sertifikat Proda 2017
TRIBUNPONTIANAK/MADROSID
Bupati Rusman Ali menyerahkan sertifikat proda tahun 2016 kepada penerima Desa Mekarsari, dia Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (11/7). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sebanyak 100 sertifikat program daerah (proda) tahun 2017 disosialisasikan di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (11/7/2017).

Hal ini dilakukan pemerintah Kubu Raya untuk membantu legalitas kepemilikan tanah masyarakat kurang mampu.

Pada acara tersebut juga diserahkan sertifikat proda tahun 2016 yang sudah terbit sebelumnya.

Hadir langsung serta menyerahkan sertifikat proda Bupati Kubu Raya Rusman Ali, didampingi Plt Sekda Kubu Raya Odang Prasetyo dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kubu Raya Sigit Wahyudi.

Baca: Saluuuut, Brigadir Suryadi Raih Penghargaan Dari Kapolres Sanggau

Kabupaten Kubu Raya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, banyak memiliki tanah belum memiliki kepastian hukum.

Untuk itulah, Pemkab Kubu Raya berupaya mempercepat kepemilikan sertifikat ini melalui bantuan.

"Adanya kepastian hukum tanah ini akan menghindari terjadinya, permasalahan sengketa lahan antar sesama," ujar Bupati.

Dalam sosialisasi, bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat Kubu Raya untuk bisa memanfaatkan program proda dengan segera mengajukan sertifikasi tanahnya.

"Sehingga tidak ada permasalahan dengan tanahnya. Tahun 2017 ini untuk bantuan sertifikat proda kepada masyarakat kurang mampu ini berjumlah 100 sertifikat dengan anggaran Rp 25 juta. Lebih banyak dari tahun 2016 yang telah diserahkan," tuturnya. 

Selain proda sendiri, Kabupaten Kubu Raya juga mendapat program Prona anggaran dari pusat tahun 2017 ini mendapat 24 ribu sertifikat.

"Tolong masyarakat, pasang patok dulu, buat SPTnya ke Desa dan Kecamatan sebagai dasar hukum, agar BPN tidak salah dalam menentukan sertifikatnya. Segera ajukan untuk sertifikat," ungkapnya.

Pemerintah daerah, posisinya mencover masyarakat kurang mampu yang kebagian program prona.

"Proda ini, sebagai upaya dari pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang tak tercover prona. Kita bantu dengan proda ini," jelasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved