Program KPS dan KKS Diganti dengan Non-Tunai
Jadi yang dulunya KPS dan KKS bisa langsung dicairkan, akan diganti dengan program non tunai.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DSPMPD) Landak, Andi Ali mengatakan, untuk program Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dulu rencananya sudah akan diganti dengan non tunai.
"Jadi yang dulunya KPS dan KKS bisa langsung dicairkan, akan diganti dengan program non tunai. Dimana program non tunai tersebut bekerjasama dengan Kementrian Sosial dan Bank Negara. "Kalo tidak ada halangan, akan direalisasikan pada bulan Juli ini," ujarnya pada Minggu (9/7/2017).
Baca: Karolin Sebut Penyaluran KPS dan KKS Kewenangan Pemerintah Pusat
Andi Ali juga menjelaskan, program non tunai tersebut bentuknya adalah seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). "Untuk kita di Kabupaten Landak ini, yang ditunjuk adalah Bank Mandiri. Sepengetahuan saya, kartu itu sekarang masih dalam proses pencetakan," ungkapnya.
Sedangkan untuk teknis penggunaan bagi masyarakat yang menerima program non tunai tersebut, tentu nantu akan dijelaskan. "Ya pada saatnya nanti akan disosialisasikan kepada penerima manfaat. Tapi yang jelas, penerima bantuan non tunai itu adalah masyarakat yang penerima PKH," tutupnya