Polisi amankan 540 Kg Bawang Merah Ilegal Dari Perbatasan

diketahui sopir mobil membawa bawang merah asal Malaysia itu bernama Dede Iskandar warga desa Bumi Emas Bengkayang,

Polisi amankan 540 Kg Bawang Merah Ilegal Dari Perbatasan
IST
Kapolsek Ledo Ipda Rio Charles bersama anggotanya dan tersangka berikut barang bukti puluhan karung bawan merah tanpa dokumen 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Anggota Polisi dari jajaran Polres Bengkayang berhasil mengamankan satu unit mobil yang mengangkut 540 Kg bawang merah yang berasal dari kawasan perbatasan RI- Malaysia yang di duga ilegal.

Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Novrial Alberti Kombo menuturkan diamankannya satu unit mobil toyota innova warna silver KB 1844 QD pada sabtu (1/7) sekitar pukul 09.45 WIB tepatnya di depan SDN 01 Desa Lesabela Kec Ledo.

"Mobil itu diamankan langsung oleh Kapolsek Ledo Ipda Rio Charles Hutahaean saat di periksa ternyata membawa bawang merah yang di duga asal Malaysia sebanyak 30 karung,"kata Kombo pada Minggu (2/7)

Dikatakannnya lagi," setiap karung bawang merah itu seberat 18 kg , berdasarkan keterangan dari sopir, bawang merah itu diangkut dari Kec Jagoi Babang Kab Bengkayang,"kata mantan Kapolsek Pontianak Timur ini.

Lanjutnya, diketahui sopir mobil membawa bawang merah asal Malaysia itu bernama Dede Iskandar warga desa Bumi Emas Bengkayang, dan saat ini 30 karung bawang merah dan satu unit mobil innova tanpa di lengkapi STNK sudah diamankan di Mapolres Bengkayang.

"Selain itu diamankan juga satu nota pembelian 30 karung bawang merah tersebut serta identitas dari sopir yakni SIM C atasnama Dede Iskandar,"kata Kasat Reskrim.

Pada kesempatan yang sama, Kombo menceritakan diamankannya mobil bermuatan bawang merah ilegal asal Malaysia ini bermula Kapolsek Ledo Ipda Rio Charles mendapatkan informasi adanya kendaraan mobil yang membawa puluhan karung bawang merah tanpa dokumen.

"Saat melintas di SD, mobil itu langsung di kejar dan cegat oleh Kapolsek Ledo bersama anggota jajaran, saat di periksa sopir hanya bisa memperlihatkan dokumen nota pembelian bawang merah saja,"katanya.

Lanjutnya, Saat ini sopir dan barang bukti sudah di amankan, selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Jaksa dan Dinas Karantina Hewan dan tumbuhan Kec Jagoi Babang.

"Tersangka diduga melanggar UU Karantina Hewan , Ikan , Dan Tumbuhan No 16 tahun 1992 pasal 31, maka kita akan berkoordinasi dengan ahli dari Karantina Hewan dan Tumbuhan serta Jaksa,"pungkas Kombo.(hdi)

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Galih Nofrio Nanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved