WOW! Tunggakan Air Pasar Ikan Flamboyan Capai Rp 1 Miliar

Iuran yang dilakukan oleh para pedagang itu sendiri tidak bisa mencukupi untuk menutup biaya tagihan air dari PDAM karena pemakaian tidak terkontrol.

Penulis: Syahroni | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kompleks Pasar Flamboyan, Jl Gajahmada Pontianak 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi Triwibowo mengungkapkan, tunggakan air Pasar Ikan Flamboyan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, lebih dari Rp 1 miliar.

"Kalau tunggakan itukan dulu pasar ikan, di mana para pedagang tidak terkontrol menggunakan air. Seenaknya mereka, sehingga tunggakan tidak mereka bayar sampai Rp 1 miliar lebih," kata Haryadi, Jumat (30/6/2017).

Haryadi menjelaskan dengan tidak terkontrolnya penggunaan air oleh pedagang sehingga tagihan membengkak dan diluar batas kewajaran.

Baca: Sidak di Pasar Flamboyan, DPR dan Sutarmidji Pantau Harga Ayam

Hal itu dikatakannya bukan terjadi baru-baru ini, namun tahun-tahun sebelumnya.

Iuran yang dilakukan oleh para pedagang itu sendiri tidak bisa mencukupi untuk menutup biaya tagihan air dari PDAM karena pemakaian tidak terkontrol.

Untuk mengontrol pemakaian dari para pedagang ikan, pihak dinas melakukan kontrol dari PDAM sendiri. Jika PDAM mengalirkan air ada waktunya.

Baca: Prosedur Ajukan Sambungan Air PDAM

Selain itu untuk mengontrol pemakaian dari para pedagang tersebut, para pedagang diberi tanggung jawab dengan memasang meteran sendiri, sehingga tidak sembarangan menggunakan air.

"Saat dulu menggunakan meteran induk yang ditanggung Pemkot, sehingga mereka tidak terkontrol menggunakan air," katanya.

Dengan meteran sendiri, kata Haryadi, pasti para pedagang akan hemat dalam menggunakan air, karena kalau boros maka ia sendiri yang akan membayarnya.

"Saat ini bukan airnya tidak jalan, tapi memang ritme airnya diatur siang baru jalan. Kalau meteran pribadi jalan setiap waktu," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved