Ramadan 1438 H

Artha Graha Bagikan Paket Sembako Murah

Alhamdulillah saya merasa senang dengan adanya sembako murah ini, setidaknya dapat menghemat belanja istri saya di rumah

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MUHAMMAD FAUZI
Tampak warga mengantre untuk mendapatkan sembako murah yang di bagikan Artha Graha Peduli. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Artha Graha Peduli bagikan paket murah ke beberapa daerah yang ada di Kayong Utara

"Kalau di Simpang Hilir diadakan kemarin, Kamis, (15/6/2017). Dibagikan ke Desa Lubuk Batu, Matan dan Desa Teluk Melano. Untuk di kecamatan Sukadana di fokuskan di desa Sutera," jelasnya, Sabtu (17/6).

Dikatakannya, kegiatan tersebut sebagai bentuk cinta kasih dan berbagi rasa Artha Graha Peduli dalam rangka bulan suci ramadhan dan menyambut perayaan hari besar islam idul fitri.

"Sasaran dari program ini, masyarakat yang kurang mampu yang harga total sembako ini dibanding harga di pasar lebih murah sekitar 50 persenlah,"terangnya.

Baca: Rute ke Bandara Supadio Berubah, Ini Penjelasan Bayuh Iswantoro

Lanjutnya, satu paket harga sembako murah tersebut dijual dengan harga Rp 25 ribu yang berisi 2 kilo beras, 1 kilo gula, 1 liter minyak goreng dan 3 bungkus mie instan.

"Kita melakukan kegiatan paket sembako murah rutin pada bulan ramadhan, imlek dan tahun baru. Kalau Idul Adha kita membagikan hewan kurban ke masyarakat di sekitar perusahaan," tutupnya.

Dengan adanya pasar murah yang dilakukan Artha Graha Peduli ini, masyarakat Kayong Utara mengaku merasa terbantu dengan adanya program sembako murah, apalagi menurut satu diantara warga Asiri yang mendapatkan kupon sembako murah mengatakan, hampir semua harga kebutuhan pokok selama bulan suci ramadhan mengalami kenaikan yang cukup signifikan, sehingga cukup menyengsarakan warga yang kurang mampu.

"Alhamdulillah saya merasa senang dengan adanya sembako murah ini, setidaknya dapat menghemat belanja istri saya di rumah," kata Asiri.

Dirinya berharap agar kegiatan tersebut bisa diselenggarakan setiap tahunnya untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

"Tidak apa - apa ngantri lama, walaupun sedang puasa, anggap ini ujian dan anugerah dari Allah swt," syukurnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved