Ramadan 1438 H

Terima Laporan Warga Belum Terima THR, Ini Pesan Satarudin ke Perusahaan

Di situ ada rasa kebersamaan, memiliki, ada semacam hubungan emosional antar pekerja dan perusahaan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Ketua DPRD Pontianak, Satarudin 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak, Satarudin, mengungkapkan jika perusahaan harus memehuni kewajiban memberikan Tunjangan Hari Raya (THR), sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang.

Karena menurut Satar jika perusahaan mengeluarkan THR, manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh yang menerima, yang memberi pun akan semakin dapat kepercayaan dan loyalitas pekerjanya.

“Di situ ada rasa kebersamaan, memiliki, ada semacam hubungan emosional antar pekerja dan perusahaan. Perusahaan tidak akan mengeluarkan anggaran untuk itu,” ucapnya, Sabtu (17/6/2017).

Pihaknya dikatakan Satar, memang telah menyosialisasikan kebijakan pemberian THR pada perusahaan di Pontianak.

"Beberapa tahun terakhir memang tidak ada laporan mengenai perusahaan yang tidak membayar THR karyawannya. Kita minta juga pada para pekerja jika ada perusahaan yang tidak taat aturan untuk laporkan itu," tegasnya.

Selain itu ia meminta perusahaan membayar sesuai aturan. Jangan malah perusahaan besar kalah dengan usaha-usaha kecil macam yang punya toko kelontong atau sebagainya. Ia tekankan perusahaan jangan cuma minta karyawan kerja bagus, tapi haknya tidak dikasih.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved