Ramadan 1438 H

Perempuan Datang Bulan Saat Ramadan, Ini Amalan Yang Bisa Dilakukan

Menyiapkan takjil dan makanan sahur bagi orang yang berpuasa, pahala yang didapat sama besarnya dengan orang yang berpuasa.

Perempuan Datang Bulan Saat Ramadan, Ini Amalan Yang Bisa Dilakukan
NET
Ramadan Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Memperbanyak amalan ibadah pada sepuluh malam pertama sangat dianjurkan. Sepuluh malam terkahir merupakan malam yang istimewa, pada sepuluh malam terakhirlah Allah SWT menurunkan malam lailalatul qadar yang keutamaanya lebih baik dari seribu bulan.

Umumnya bagi perempuan berusia produktif, setiap bulan akan mengalami masa datang bulan atau haid. Bagi muslimah yang taat, datangnya siklus haid saat ramadan akan membuatnya gagal menunaikan ibadah puasa sebulan dan menghidupkan malam-malam terakhir ramadan dengan salat malam.

Imam Masjid Raya Mujahidin Pontianak  H Mashub Mahyus mengatakan meskipun terhalang berpuasa dan menunaikan salat malam lantaran haid, bagi perempuan haid tetap dapat beroleh pahala berlipat ganda dengan menyiapkan makanan bagi orang yang berpuasa dan sahur.

“Menyiapkan takjil dan makanan sahur bagi orang yang berpuasa, pahala yang didapat sama besarnya dengan orang yang berpuasa,” ujarnya.

Baca: Apakah Muntah Karena Sakit Bisa Batalkan Puasa?

Ia mengatakan perempuan haid sehingga tidak wajib menjalankan puasa wajib mengganti puasanya pada bulan yang lain. Banyak amalan lain yang bisa dilakukan yakni dengan berzikir, bersedeqah. Bisa juga mengaji atau menyetor hafalan alquranya.

“Untuk mengaji dengan menyentuh mushaf quran bagi wanita haid ulama ada beda pendapat. Ada yang membolehkan ada juga yang tidak membolehkan karena untuk menjaga kesucian alquran,” ujarnya.

Ia menambahkan memperbanyak zikir-zikir untuk beroleh ampunan sangat baik dilakukan bagi perempuan yang sedang datang bulan kala ramadan.

Hal tersebut supaya, meskipun sedang datang bulan perempuan tetap diberikan kesempatan dan keutaman berlipat ganda pada bulan ramadan dan dapat merasakan manisnya malam lailatul qadar.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved