Kementerian Pariwisata Latih Warga Pontianak Dasar Kepariwisataan
Kerjasama dengan Wali Gerja Indonesia, karena mereka mau menjadi tuan rumah di Asean Youth Day.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, melalui bidang pengembangan Kelembagaan kepariwisataan asisten deputi pengembangan sumber daya manusia kepariwisataan mengadakan pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi masyarakat di Kota Pontianak.
Kepala Bidang Pelatihan Kepariwisataan, Yulia menuturkan jika kegiatan pelatihan ini adalah sebagai komitmen dari kementerian pariwisata dalam membangun wisata yang ada di tanah air saat ini.
Selain itu, ia menjelaskan mengapa pelatihan dilakukan di Pontianak dan melibatkan berbagai stakeholder yang ada. Hal itu dikatakannya karena adanya permintaan dari organisasi Wali Gereja Indonesia, untuk memberikan pelatihan pada anak muda dan dalam kesempatan ini juga langsungkan juga bagi masyarakat lainnya.
"Kerjasama dengan Wali Gerja Indonesia, karena mereka mau menjadi tuan rumah di Asean Youth Day. Kebetulan di Pontianak akan ada rangkaian kegiatan tersebut, " ucapnya saat diwawancarai di Hotel Orchad Jalan Ahmad Yani Pontianak, Kamis (15/6/2017).
Dengan adanya para peserta dari berbagai negara yang akan live in Kalbar, jadi Wali Gereja Minta dukungan Kemenpar memberikan pelatihan pada anak muda dan masyarakat yang ada di Pontianak.
"Jadi kita melaksanakan kegiatan itu dengan melibatkan unsur-unsur terkait, asosiasi, bisnis, pemerintah , komunitas dan media," tambah Yulia.
Jadi tanggung jawab kalau ada sebuah kegiatan besar nanti bukan hanya jadi tanggung jawab Wali Gereja saja, tapi juga dari seluruh masyarakat sekitarnya.
Karena nanti saat live in maka para peserta dari berbagai negara datang ke Kalbar langsung bersinggungan dengan masyarakat. Sehingga masyarakat sangat berperan dalam memberikan pelayanan pada tamu-tamu yang ada.
"Kegiatan ini sangat penting karena inilah kesempatan kita memperkenalkan budaya dan potensi kita yang ada terutama di Kalbar.
Kita harap masyarakat bisa memberikan yang terbaik, sehingga mampu menarik perhatian wisatawan lebih banyak," jelasnya.
Kalbar disebutnya sangat memiliki potensi wisata yang luar biasa, namun saat ini memang pengelolaannya masih belum maksimal, baik masyarakatnya maupun pemerintah daerahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pelatihan-kepariwisataan_20170615_144731.jpg)