Dosen Mogok Kerja

BREAKING NEWS: Kecewa, Mahasiswa Stikes Yarsi Harap Kisruh Segera Selesai

Semoga cepat selesai biar tidak terganggu kuliah kami, ujian praktek juga terganggu kalau udah macam ini

BREAKING NEWS: Kecewa, Mahasiswa Stikes Yarsi Harap Kisruh Segera Selesai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Mahasiswa membubuhkan tanda tangan di spanduk menduking aksi mogok kerja dosen, Senin (12/6/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Adanya kisruh yang terjadi di manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Yarsi, membuat para mahasiswanya terlantar lantaran lebih dari 75 persen dosen yang mengajar melakukan aksi mogok kerja.

Satu diantara mahasiswi berinisial R, mengaku sedikit kecewa dengan adanya kisruh yang terjadi ini. Ia mengatakan kalau aksi ini mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Baca: Mengaku Dirugikan, Ini Alasan Wito Ikut Aksi Mogok Kerja

Baca: Dosen Desak Bubarkan Pengurus Yayasan Ilegal

"Semiga kisruh ini segera selesai, karena kami mahasiswa juga dirugikan," ucap R yang tidak mau namanya disebut, Senin (12/6/2017).

Lebih lanjut ia katakan, kalau ia takut dengan mogoknya para dosen ini, ujian praktek juga tidak bisa dilangsungkan, lantaran dosen mogok kerja.

"Semoga cepat selesai biar tidak terganggu kuliah kami, ujian praktek juga terganggu kalau udah macam ini," tuturnya.

Mahasiswi ini mengaku tidak tahu permasalahan yang ada, ia hanya ingin kalau permasalahan segera selesai sehingga mereka tidak dirugikan.

Masiswi lainnya, Dhika Andriani (19), juga mengatakan kalau ia berharap kisruh yang terjadi segera selesai.

"Sekarang memang udah nda kuliah lagi karena udah ujian, tapi sekarang tinggal ujian praktek. Kalau ada dosen yang ikut maka terganggu juga ujian prakteknya," ucap mahasiswi 19 tahun tersebut.

Ia pun mengaku kalau tidak mau ikut campur dengan urusan yang ada di kampus, namun ia hanya berharap kalau masalah yang ada segera diselesaikan.

Sementara mahasiswi lainnya,Riana Putri Atwiyandari (20), mengaku tidak tahu permasalahan yang ada, tapi ia sangat berharap kalau segera selesai semua permasalahan yang ada, sehingga tidak menggu aktivitas belajar mengajarnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved