BOK Tahun ini Meningkat Dua Kali Lipat Dari Tahun Sebelumnya

Menurut Andy Jap, BOK tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun kemarin, bahkan rata-rata tiap puskesmas bisa antara Rp. 50-60-an juta.

TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA
Kepala Dinas Kesehatan provinsi Kalimantan Barat, Andy Jap memberikan pemaparan pada acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) di Harris Hotel, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (8/6/2017).Pada kesempatan ini Andy Jap menyampaikan bawah dari 46 rumah sakit yang ada di Kalbar hanya 11 rumah sakit yang sudah terakreditasi. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Andy Jap menuturkan dengan meningkatnya bantuan operasional dari Kemenkes atau BOK sektor kesehatan lebih mementingkan pelayanan primer ataupun preventiv serta masyarakat dapat tergugah agar tidak mau sakit.

Menurut Andy Jap, BOK tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun kemarin, bahkan rata-rata tiap puskesmas bisa antara Rp. 50 juta hingga Rp 60-an juta.

"Dana BOK kita untuk 2017 total seluruh Kabupaten Kota dan Puskesmas Rp. 146,4 M. Dan untuk pengalokasian perpuskesmas diserahkan kepada masing-masing kabupaten kota," ungkapnya, Jumat (9/6/2017) saat hari terakhir Rakerkesda di Hotel Harris Pontianak.

Dengan BOK inilah, menurutnya yang bisa dimanfaatkan untuk operasional seluruh puskesmas, namun tidak boleh untuk membayar honor.

Baca: Tiga Orang Jadi Korban Tusukan Begal di Jalan Sultan Abdurahman

"Sesuai dengan rakerkesda kita ingin Kalimantan Barat sehat melalui pendekatan-pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat sehat," katanya.

Untuk kedepan, Lanjut Andy Jap, pihaknya mengharapkan dari sektor kesehatan lebih mementingkan pelayanan primer, dan pencegahan jangan sampai sakit.

"Kita juga harapkan masyarakat tergugah agar tidak mau sakit. Dan melakukan pengecekan di puskesmas dan rumah sakit serta deteksi dini," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved