Dugaan Penipuan

Kuasa Hukum Korban Kaget 8000 Ha Ternyata Lahan Pengungsi Sambas

IY yang diketahui pejabat Pemkab Kubu Raya hadir didampingi Lima kuasa hukum terdakwa dalam kasus penipuan dan penggelapan terhadap Johan S.Tandanu...

TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalbar hadirkan tiga saksi pada persidangan dengan terdakwa IY pejabat Pemkab Kubu Raya pada Kamis (8/6/2017) siang di Pengadilan Negeri kelas I A Pontianak.

IY yang diketahui pejabat Pemkab Kubu Raya hadir didampingi Lima kuasa hukum terdakwa dalam kasus penipuan dan penggelapan terhadap Johan S.Tandanu, senilai Rp 3,8 miliar.

Dalam persidangan terbuka yang dipimpin oleh Sutarmo sebagai ketua majelis hakim ini sempat melarang wartawan melakukan peliputan dengan dalih belum ada periZinan peliputan saat persidangan yang beragendakan pemeriksaan saksi.

Terdapat dua saksi yang diperiksa yakni dari BPN dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan KKR.

Baca: Kejati Kalbar Tahan Oknum Pejabat Pemkab Kubu Raya

Baca: Selain Oknum Pejabat Pemkab Kubu Raya, Ternyata Ada Tersangka Lain

Selama dalam persidangan ada hal yang menarik ketika pemeriksaan terhadap saksi dari perwakilan Pemda KKR, seorang pria dengan usia paruh baya duduk dihadapan Majelis Hakim.

Ia diperiksa dan ditanya seputaran soal jual beli lahan atas nama PT.KAUM dan pengurusan izin.

Pria yang tak di ketahui namanya itu dan pernah menjadi salah satu Kabid di Dishutbun itu pun menjelaskan, bahwa dirinya sempat didatangi oleh pihak korban, lantaran menanyakan soal perizinan pada tahun 2014 lalu, namun saat ditanya berkaitan dengan data-data permohonan izin dan ternyata belum ada sama sekali masuk kepada pihaknya.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved