IPM Kabupaten Landak dan Kota Pontianak Meningkat

Kedua Kota Pontianak, peningkatannya juga sangat signifikan dari rangking 125 menjadi peringkat 43 dari 440 kabupaten atau kota

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAYMOND KARSUWADI
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Andy Jap. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Andy Jap mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar berdasarkan data terakhir BPS 65,88.

Peningkatan luar biasa yang terjadi ada di Kabupaten Landak. Pada 2007 rangking Kabupaten Landak 403, pada 2013 melejit menjadi rangking 116 dari 440 kabupaten kota se-Indonesia.

"Kedua Kota Pontianak, peningkatannya juga sangat signifikan dari rangking 125 menjadi peringkat 43 dari 440 kabupaten atau kota," katanya dalam pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang dihelat Dinas Kesehatan Kalimantan Barat di Hotel Haris Pontianak, Kamis (8/6/2017).

Di sisi lain, lanjut Andy, juga ada yang terjun bebas terutama di Kabupaten Sambas yang sebelumnya rangking 191 menjadi 373. Kabupaten Sintang yang sebelumnya 262 terjun bebas menjadi 401.

Pada 2007 dan 2013 kabupaten Landak dan Kota Pontianak sama-sama belum memiliki rumah sakit dibandingkan Kabupaten Sambas dan Sintang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa ternyata pembangunan kesehatan khususnya derajat kesehatan masyarakat bukan ditentukan rumah sakit.

"Tapi lebih ditentukan keberhasilan ditingkat layanan primer yakni Puskesmas," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved