Atlet Jalan Cepat Kalbar Bersaing Jadi Pilihan di Sea Games

Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) hanya akan menunjuk satu orang atlet pada tiap-tiap nomor atletik.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Atlet Jalan Cepat Kalimantan Barat, Indra Abdul Kadir (kuning) saat menjalankan Pelatnas di GOR Rawamangun, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Atlet Jalan Cepat Kalimantan Barat, Indra Abdul Kadir telah menjalani Program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di GOR Rawamangun, Jakarta Timur dan sudah berjalan selama empat bulan terhitung Februari 2017.

Keikutsertaan Indra pada Pelatnas bermodalkan dari raihan dua medali perak di nomor Jalan Cepat Putra 10.000 Meter dan 20.000 Meter saat penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat pada September 2016 lalu.

Pelatnas ini juga merupakan ajang seleksi berjalan bagi para atlet cabang olahraga atletik Indonesia yang akan memperkuat Indonesia di Sea Games 2017 di Malaysia pada bulan Agustus mendatang.

Bahkan, Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) hanya akan menunjuk satu orang atlet pada tiap-tiap nomor atletik. Oleh karena itu, ia harus bersaing bersama beberapa rekannya di Pelatnas.

"Program latihannya ketat, sepertinya memang benar-benar digembleng agar bisa meraih medali Emas di Sea Games. Saat ini sudah dua kali Try Out, nanti sehabis lebaran ada Try Out untuk penentuan siapa yang ikut ke Sea Games," katanya kepada Tribun Pontianak, Jumat (2/6/2017) sore.

Baca: Bonus PON XIX/2016 Jabar Belum Cair, Ini Harapan Atlet Jalan Cepat Kalbar

Menurutnya, saingan terberatnya untuk bisa lolos ke Sea Games ialah atlat jalan cepat Jawa Barat, Hendro yang berhasil meraih medali emas di nomor 20.000 Meter dan 10.000 Meter pada kejuaraan PON XIX Jabar/2016 lalu.

"Saingan berat masih juara PON kemarin. Insyallah raihan medali emas Jatim Open dan Singapore Open selama saya ikut Pelatnas bisa jadi modal buat saya terpilih. Semua saya serahkan kepada Allah Swt," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengaku akan berlatih dengan lebih keras untuk meningkatkan catatan waktunya saat Try Out ketiga mendatang. Ia juga memohon doa dan dukungan masyarakat Kalimantan Barat.

"Kalau pun gak kepilih, saya akan balas dendam di Asean Games. Karena kalau Asean Games saya 85 persen masuk ke dalam team. Insyallah jika dikehendaki, tahun depan saya akan pecahkan rekor," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved