Terungkap Produksi Jamu Kuat Tanpa Izin, Ini Merek-mereknya

Kami menemukan beberapa kemasan botol jamu merek Tarzan X dan tidak memiliki izin kesehatan dan BBPOM

Terungkap Produksi Jamu Kuat Tanpa Izin, Ini Merek-mereknya
Surya/Fatkhul Alamy
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga (tengah) menunjukan jamu yang tidak memiliki izin yang diungkapnya, Senin (29/5/2017). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap rumah produki (home industri) jamu kuat merek Tarzan X dan Sendu.

Jamu kuat milik Lilik Sunarti (57) yang berlokasi di Pondok Nongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi diduga tak memiliki izin kesehatan dan Balai Besar Pengawsan Obat dan Makanan (BBPOM).

Terungkapnya jamu kuat tak berizin itu, bermula saat polisi mengamankan mobil Pick Up Mitsubishi P 8754 VN yang membawa jamu kuat merek Tarzan X dan Sendu di Jl Demak Surabaya.

Mobil yang di bawa Achmad Seobari, seorang seles sedang mengantar jamu kuat untuk dijual di wilayah Surabaya.

"Kami menemukan beberapa kemasan botol jamu merek Tarzan X dan tidak memiliki izin kesehatan dan BBPOM, tapi diedarkan di wilayah Surabaya," sebut AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reksrim Polrestabes Surabaya, Senin (29/5/2017).

Baca: New Yamaha  R15 VVA Diyakini Rebut Posisi Market Leader Sepeda Motor Sport Premium

Setelah memeriksa Soebari, polisi mendapati keterangan jamu kuat khusus pria dewasa ini diproduksi di Banyuwangi.

Petugas pun meluncur ke Banyuwangi dan berhasil mengungkap tempat produksi jamu ini yang diproduksi oleh Lilik Sunarti.

Saat dilakukan penggrebekan. Lilik Sunarti yang kini statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka mengaku sudah memproduksi jamu ini sejak 2015 silam.

Setelah diolah, jamu ini dimasukan ke botol isi 120 ml dan diberi label dengan merek Tarzan X dan Sendu serta ditulis Depkes RI 206/KOT/Jatim/2003.

Halaman
12
Editor: Rizky Zulham
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved