Makna Pasar Juadah, Tak Sekadar Belanja Tapi Berbagi Kebahagiaan
(Pasar Juadah) ini bisa dibilang juga ciri khas Ramadan. Belanja dadakan seperti ini lebih menyenangkan.
Penulis: Ishak | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasar Juadah terbilang jadi satu ciri khas yang ada selama Ramadan. Tumbuh subur seperti jamur, pasar Juadah dinilai tak hanya tawarkan keistimewaan ragam menu takjil, tapi juga jadi tempat berbagi kebahagiaan dan kegembiraan bulan suci ini.
"(Pasar Juadah) ini bisa dibilang juga ciri khas Ramadan. Belanja dadakan seperti ini lebih menyenangkan," ujar satu dari konsumen pasar Juadah BKMI Untan, Iskandar HM Sa'id (51), Senin (29/05/2017).
Wirausahawan yang juga warga Kelurahan Sungai Jawi, Pontianak ini mengaku, dirinya sangat senang berbelanja di pasar Juadah. Bahkan, katanya, dengan berbelanja di pasar musiman ini, tak hanya pembeli yang turut bersuka cita.
Namun, katanya, terutama adalah pedagang sendiri. Yang turut berbahagia melihat barang dagangan dibeli para konsumen.
"Inilah kesempatan berbagi kebahagiaan dengan penjual. Kerennya yang paling penting itu bukan kue-nya, tapi yang lebih penting adalah berbagi kebahagiaan dan suka citanya," katanya melanjutkan.
Baca: Tambah Uang Jajan, Mahasiswi Ini Ikut Jualan Pasar Juadah BKMI Untan
Karenanya, momen ini terlalu menarik untuk dilewatkan. Keceriaan semacam ini, menurutnya, jadi satu yang ada hanya di bulan Ramadan.
Iapun mengungkapkan, lantaran memegang teguh prinsip ini, dirinya selalu berkililng setiap hari dari saru pasar Juadah ke pasar Juadah lain yang ada di Pontianak.
Khusus untuk pasar Juadah BKMI Untan, dirinya berikan apresiasi positif. "Cara melayani mereka (pedagang pasar Juadah BKMI Untan) sangat baik. Kesan kekeluargaannya juga cukup terasa," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pasar-juadah-bkmi-untan_20170529_212907.jpg)