Kebutuhan Minyak Goreng di Kayong Utara akan Meningkat 80 Persen Pada Bulan Ramadan

“Diperkirakan akan ada peningkatan kebutuhan minyak goreng pada bulan ramadhan dan menjelang idul fitri sebesar 80 persen,” jelasnya.

Kebutuhan Minyak Goreng di Kayong Utara akan Meningkat 80 Persen Pada Bulan Ramadan
TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM melalui Kepala Bidang Perdagangan Sarwo mengatakan kebutuhan minyak goreng pada Ramadan di Kabupaten Kayong Utara akan mengalami peningkatan sebesar 80 persen dari hari biasanya.

Dikatakanya, untuk stok minyak goreng saat ini di pasar sebanyak 75 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng sebanyak 77 ton perbulannya sehingga mengalami defisit sebanyak 2 ton.

“Diperkirakan akan ada peningkatan kebutuhan minyak goreng pada bulan ramadhan dan menjelang idul fitri sebesar 80 persen ,” jelasnya.

Dikatakannya, kebutuhan minyak goreng untuk 3 bulan kedepan sebanyak 269,5 ton akan habis pada bulan Ramadan ini.

Baca: Hanya Lima Restoran dan Rumah Makan di Pontianak Miliki Sertifikat Halal

“Kebutuhan pada bulan Ramadan akan mengalami peningkatan, sehingga stok 77 ton akan kita tambah sebanyak 50 persen sehingga totalnya 269,5 ton, itu pun stok hanya cukup untuk bulan Ramadan saja,” jelasnya.

Sedangkan untuk pengawasan stabilitas harga di pasar, pemerintah daerah sendiri telah membuat tim khusus yang diambil dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kita akan melakukan rapat kembali dengan EKBANG agar harga harga gula, minyak goreng daging bisa stabil di pasaran jangan ada peningkatan. Nanti juga kita akan membentuk tim untuk mengawasi harga di pasar yang akan langsung di pimpin dari EKBANG, ” tutupnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved