Liputan Khusus

Ini Pengakuan Bocah 13 Tahun di Sambas yang Cabuli Dua Pacarnya

Dengan FT pacaran seminggu, satu kali, NG dua minggu dua kali, tidak pernah nonton film porno hp juga tidak punya terjadi begitu saja.

Ini Pengakuan Bocah 13 Tahun di Sambas yang Cabuli Dua Pacarnya
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dari penuturan JM (13) dirinya melakukan persetubuhan, dipicu kurang pengawasan dan perhatian dari orangtua.

Selain itu, JM yang tidak lagi bersekolah membuat aktivitasnya tidak seperti anak seumuran dirinya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari satu diantaranya belajar di sekolah.

"Tidak sekolah, berhenti dari SD, sekarang kerja memulung barang bekas. Untuk jajan biasanya minta dari orangtua kadang dari hasil mulung," ujarnya, Kamis (24/5/2017)

JM mengatakan bahwa saat berpacaran dengan FT maupun NG, tidak ada unsur paksaan untuk melakukan persetubuhan karena FT dan NG mau melakukannya bersama JM.

"Dengan FT pacaran seminggu, satu kali, NG dua minggu dua kali, tidak pernah nonton film porno hp juga tidak punya terjadi begitu saja," ujarnya.

Baca: Kurang Perhatian Orangtua, Bocah 13 Tahun di Sambas Cabuli Dua Pacarnya 

FT melakukan persetubuhan di kediamannya ketika rumah dala. keadaan sepi hanya ada saudaranya.

"Melakukan dirumah, abang ada, tapi dia tidak tau karena diam-diam," katanya.

NG sendiri merupakan anak putus sekolah, sedangkan FT masih bersekolah. Kasus sendiri terungkap setelah satu diantara orangtua korban melapor ke pihak berwajib.

"Terjadi begitu saja, pacaran biasanya berjalan pakai motor jalan ja biasa pacarannya," kata JM.

JM mengaku pula, bahwa dirinya sangat menginginkan belajar dan bersekolah, tetapi malu karena dirinya sudah lama tidak sekolah.

"penting sekolah belajar, malu sama kawan kawan," ujarnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved