Sabu di Lapas Kelas II Pontianak

Ditresnarkoba Polda Kalbar Terus Dalami Kasus Sabu di Lapas Kelas II A Pontianak

Lagi kita periksa, kita kembangkan siapa yang pesan, anggota kita masih terus melakukan pendalaman.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Seorang pengunjung perempuan pengunjung Lapas saat digiring sejumlah penyidik Ditresnarkoba Polda Kalbar dari Lapas Kelas II Pontianak Senin (22/4/2017) siang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ditektorat Reserse Narkoba Polda Kalbar terus mendalami terkait kepemilikan dua bungkusan plastik diduga Sabu , yang dibawa oleh seorang pengunjung ke Lapas Kelas II A Pontianak Senin (22/5).

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Purnama Barus, mengungkapkan, pengembangan masih dilakukan, berdasarkan keterangan dari seorang perempuan yang juga pengunjung Lapas kelas II A Pontianak, yang kedapatan membawa bungkusan yang diduga Sabu, saat membesuk ke Lapas.

"Lagi kita periksa, kita kembangkan siapa yang pesan, anggota kita masih terus melakukan pendalaman," ujarnya kepada Tribun Selasa (23/5/2017).

Dikatakanya, pihaknya mengamankan barang bukti di antara dua bungkusan plastik diduga Sabu dengan berat 200 gram.

Baca: Ibu Muda Ini Selundupkan Sabu Dalam Popok Bayi di Lapas Kelas II Pontianak

Pihaknya juga telah memeriksa tiga saksi di antaranya Sipir Lapas dan pembawa barang tersebut.

"Ya kita amankan dua paket plastik transparan diduga Narkotik jenis Sabu seberat 200 gram ," Ujarnya.
Ia menegaskan pendalaman masih dilakukan, termasuk dimungkinkan dugaan kaitan jaringan Narkoba yang telah lama yang ada di dalam Lapas.

"Makanya ini masih kita lakukan pemeriksaan,"ujarnya.

Sebelumnya diberitakan petugas atau Sipir Lapas kelas II A Pontianak berhasil menemukan bungkusan diduga Sabu saat melakukan pemeriksaan terhadap seorang perempuan pengunjung Lapas. Barang tersebut ditemukan petugas didalam Pampers atau popok anak.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved