Berita Video

Pemkab Mempawah Mengembalikan 90 Pekerja Anak ke Sekolah

Para pekerja anak kembali ke dunia pendidikan setelah mengikuti kegiatan Komite Aksi Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak....

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/DHITA MUTIASARI
Sejumlah anak-anak peserta PPA-PKH saat menampilkan hiburan perkusi dihadapan pejabat pemkab Mempawah, Senin (22/4). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali mengembalikan 90 orang pekerja anak ke dunia pendidikan melalui program program Pengurangan Pekerja Anak dalam mendukung Program keluarga Harapan (PPA-PKH).

Kepala Bidang Ketenakerjaan Disperindagnaker Kabupaten Mempawah, Ya’ Helmizar, mengatakan program Pengurangan Pekerja Anak dalam mendukung Program keluarga Harapan (PPA-PKH) dilakukan untuk mengurangi jumlah pekerja anak di Kabupaten Mempawah.

"Para pekerja anak kembali ke dunia pendidikan setelah mengikuti kegiatan Komite Aksi Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak,"jelasnya usai penutupan kegiatan Komite Aksi di Wisma Chandramidi Mempawah, Senin (22/5/2017).

Adapun anak-anak yang berhasil dikembalikan ke dunia pendidikan melalui program program Pengurangan Pekerja Anak dalam mendukung Program keluarga Harapan (PPA-PKH) yang dilaksanakan selama 22 hari sejak 2 Mei 2017 lalu ini diantaranya 38 anak dikembalikan ke bangku sekolah dan 52 lainnya diikutkan ujian kesetaraan paket A, B, dan C.

Baca: Diduga Bawa Dua Paket Sabu, Ibu Muda Bersama Bayinya Digiring ke Mako Ditresnarkoba

"Sebanyak 90 pekerja anak berasal dari sembilan kecamatan di Kabupaten Mempawah. Para pekerja anak kemudian dibagi ke dalam tiga shelter, yakni Shelter Mempawah, Shelter Siantan, dan Shelter Sungai Pinyuh," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved