Berita Video

315 Siswa Kayong Utara Ikuti Seleksi Masuk Universitas Negeri Malang

Menurut Seketaris LP3 Universitas Negeri Malang (UM) Dr Eddy Sutadji mengatakan, seleksi Mahasiswa ini berdasarkan kerjasama antar pihak Universitas..

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - 315 siswa SMA Kabupaten Kayong Utara ikuti seleksi perguruan tinggi Universitas Negeri Malang (UM).

Menurut Seketaris LP3 Universitas Negeri Malang (UM) Dr Eddy Sutadji mengatakan, seleksi Mahasiswa ini berdasarkan kerjasama antar pihak Universitas dan Pemerintah daerah Kabupaten Kayong Utara.

"Sesuai perjanjian rektor kita dengan bapak Bupati kami memberikan kesempatan kepada 25 Mahasiswa untuk dapat belajar di Universita Malang, yang keketannya tinggi sekali, "jelas Dr Eddy Sutadji, Senin (22/5/2017).

Dilanjutkannya, pihak Universitas Negeri Malang (UM) sendiri akan melakukan beberapa tahapan seleksi baik kejurusan IPA dan IPS.

"Saintek untuk adik-adik IPA, yang akan memilih jurusan IPA di FMIPA Teknik, yang satunya Soshum IPS. Kedua tes potensi Akademik, baik Saintek maupun Soshum soalnya sama," tuturnya.

Baca: Jokowi Peringkat 13 Tokoh Islam Paling Berpengaruh Dunia, Habib Rizieq Nomor Berapa?

Soal yang diberikan pada seleksi masuk perguruan tinggi Universitas Negeri Malang (UM) inipun diakuinya memiliki standar SBMPTN, Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Indonesia, sehingga tidak ada perbedaan dengan seleksi yang dilakukan di Kabupaten Kayong Utara.

"Semua standar yang kami berlakukan sama dengan SBMPTN, Sistem Seleksi masuk Perguruan Tinggi Indonesia itu, baik dari sisi kualitas soalnya, maupun dari waktunya, sehingga standar sekali," tambahnya.

Ini merupakan kali kedua pihak Unisma melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah, sehingga melalui kerjasama ini putra daerah Kayong Utara mendapatkan kesempatan untuk mengenyam Pendidikan di Universitas Negeri Malang (UM).

Bahkan di tahun kedua ini diakui Dr Eddy Sutadji peminat siswa untuk mengenyam pendidikan di Universitas Negeri Malang (UM)
lebih tinggi.

"Ini kerjasama tahun kedua, yang pertama yang mengikuti seratus lebih sedikit, yang diterima 25 orang. Tahun ini peminatnya lebih banyak karena tiga ratus lebih tapi kita tetap memberikan kuoata 25, karena peminatnya banyak, karena adanya MoU ini maka kita memberikan kesempatan pada masyarakat Kayong Utara, " terang Dr Eddy Sutadji.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved